Breaking News:

VIRAL Petugas Malah Karaoke saat Korban Banjir Pekalongan Minta Bantuan, Kadinas Sebut Lepas Penat

Seorang warga memprotes aksi oknum pegawai dinas yang berkaraoke saat beberapa korban banjir Pekalongan meminta bantuan beras.

Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Warga menutup akses jalan menggunakan bambu yang akan masuk ke Dukuh Ringinpitu. 

"Hari Minggu malam kami datang ke dinsos dg Pak RT dan Pak RW menerjang banjir menggunakan Tossa untuk meminta bantuan bagi warga di 4 RT di Krapyak, sampe di sana dibilangin bahw astok habis, terus kami bilang bahwa sepertinya di dalam masih ada sisa 5 karung beras (padahal kita menduga saja) tiba2 oknum petugas gelagapan dan akhirnya menemui rekannya, lalu rekannya datang dengan alasan yang beda, dia minta surat2 yang sudah kami bawa.

dan lalu kasih alasan bahwa surat2 tersebut tidak lengkap karena tidak ada cap dari kelurahan, kami nego..gimana kalau misal hari ini juga kami minta cap kelurahan apakah bantuan bisa cair..kurang lebih dia memastikan bisa..

kemudian kami nego gimana kalau berasnya kami bawa sekalian sama petugas untuk mengambil bersama2 surat yang di cap kelurahan..

beliau bilang tidak bisa..padahal untuk sampai dinsos kami menerjang banjir yang cukup dalam

yang lebih bikin kami emosi..yang di dalam banyak oknum yang santai-santai sambil karaoke..

stlh debat cukup keras akhirnya kami dikasih 25kg..untuk 4 RT..p

aginya kami diminta datang dan membawa surat2 dari kelurahan..

harapannya 3 RT yang belum kebagian bisa dapat..dan.....hanya dapat 25 kg...yowes lah..."

Budiyanto menyatakan tak semua yang disampaikan dalam unggahan itu benar.

Menurutnya, pada Minggu (7/2/2021) sekitar pukul 21.15 WIB, datang 5 orang warga Kelurahan Krapyak, Kota Pekalongan, yang salah satunya adalah Ketua RT dan Ketua RW setempat.

Mereka hendak meminta bantuan logistik bagi korban banjir di 4 RT Kelurahan Krapyak.

Saat itu, kata Budiyanto, ketersediaan bantuan untuk penyaluran bantuan bencana banjir pada saat itu memang sangat terbatas dan menipis bahkan relatif kosong.

Ketika itu, sudah diserahkan beras sebanyak 25 kilogram, 2 dus mie instan, dan 3 liter minyak goreng.

Setelah logistik yang dipesan melalui dana tak terduga datang, Dinsos-P2KB selaku penanggung jawab langsung memenuhi kebutuhan bantuan sebagaimana yang diminta.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved