Breaking News:

Deretan Kisah Kepala Daerah di Akhir Jabatan, Ada yang Meninggal, Hadi Rudyatmo Dapat Hadiah Mural

Berikut kisah sederet kepala daerah di masa akhir jabatan. Mantan Wali Kota Solo dihadiahi mural.

Kompas.com/ LABIB ZAMANI
FX Hadi Rudyatmo 

3. Akhiri jabatan Bupati Jember, Ini pesan Faida

Bupati Jember Faida mengakhiri masa jabatannya dengan membagikan sejumlah sertifikat tangguh Covid-19 kepada delapan gereja dan satu pusat perbelanjaan pada Selasa (16/2/2021).

Dalam kesempatan itu Bupati Jember mengungkapkan jika pembagian sertifikat tersebut ialah kegiatan terakhirnya.

"Ini kegiatan terakhir saya dan penyerahan sertifikat harus dilakukan karena rasa tanggung jawab terhadap penanganan Covid-19 di Jember," tutur dia seperti dikutip dari Antara.

Namun usai penyerahan, Bupati Faida enggan diwawancarai oleh sejumlah wartawan yang telah menunggunya.

Pada hari serah terima jabatan, Rabu (17/2/2021), Bupati Jember menyampaikan pesan dan permohonan maaf selama masa kepemimpinannya.

"Kalau ada yang kurang baik, hendaknya dapat dilupakan," kata dia.

Tak hanya itu, Faida juga meminta agar perselisihan yang tidak perlu dihentikan.

“Menghentikan sabotase-sabotase, hambatan hambatan dan ketakutan ketakutan melaksanakan tugas yang tidak perlu,” terang dia.

Baca juga: Deretan Pasangan Calon Kepala Daerah Lawan Kotak Kosong di Pilkada 2020, Jawa Tengah Paling Banyak

Baca juga: 4 Calon Kepala Daerah Positif Covid-19 Usai Pilkada Sulsel, Ada yang Meninggal di Hari Pencoblosan

Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution diusulkan menjadi wali kota defenitif oleh DPRD Medan pada Selasa (26/1/2021)
Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution diusulkan menjadi wali kota defenitif oleh DPRD Medan pada Selasa (26/1/2021) (Dok: Humas Pemko Medan)

3. Akhyar selesaikan 6 hari jabat Wali Kota Medan

Wali Kota Medan Akhyar Nasution langsung mengakhiri masa jabatannya setelah bertugas menjadi wali kota selama enam hari.

Akhyar yang melanjutkan kepemimpinan wali kota sebelumnya, Dzulmi Eldin, memohon maaf kepada masyarakat jika terdapat kekurangan selama menjabat.

"Kami memohon maaf untuk segala kekurangan yang ada. Semoga, segala niat baik dan terbaik yang dilakukan untuk Kota Medan menjadi amal jariyah untuk kita semua," kata Akhyar dalam Rapat Pengusulan Pemberhentian Wali Kota Medan Masa Jabatan 2016-2021 di gedung DPRD Medan, Selasa (16/2/2021).

Dia juga mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama mencegah penularan Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan.

Kepada wali kota baru, Akhyar berpesan agar visi dan misi saat kampanye diwujudkan.

Setelah tidak lagi menjabat, Akhyar mengaku akan tetap menjalani rutinitas sebagai masyarakat maupun kader partai.

"Ya biasalah, kegiatan pribadi, sosial dan Insya Allah saya tetap aktif di partai," pungkas Akhyar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Sederet Kisah Kepala Daerah di Akhir Masa Jabatan, Ada yang Meninggal dan Diberi Hadiah Mural

Ikuti kami di
Editor: ninda iswara
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved