Breaking News:

WARGA Tuban Kaya Mendadak, Borong Mobil Bangun Rumah, Tarsimah Rawat Suami Lumpuh, Hidup dari Bansos

Rupanya tak semua warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban mendapat rezeki nomplok dari hasil jual tanah ke Pertamina.

SURYA.CO.ID/M Sudarsono
Tarsimah tak bisa merasakan rejeki nomplok seperti tetangganya 

Harga yang diterima warga untuk penjualan tanah per meter mulai dari Rp 600-800 ribu. Sehingga penjualan yang didapat warga rata-rata mencapai miliaran rupiah.

Untuk penjualan tanah paling sedikit Rp 36 juta, paling banyak warga sini Rp 26 miliar, sedangkan ada warga luar mendapat Rp 28 miliar.

"Kalau rata-rata Rp 8 miliar, satu rumah ada yang beli 2-3 mobil. Sisanya buat beli tanah lagi, tabungan, bangun rumah dan usaha," pungkasnya.

Sekadar diketahui, lahan warga dihargai apraisal Rp 600-800 ribu per meter, menyesuaikan lokasi.

Kebutuhan lahan untuk pembangunan kilang minyak GRR seluas 821 hektare. Rinciannya, lahan warga 384 hektare, KLHK 328 hektare dan Perhutani 109 hektare.

Investasi kilang minyak dengan nilai 16 miliar USD atau setara 225 triliun itu rencananya akan beroperasi di 2026.

Kilang GRR ditarget mampu produksi 300 ribu barel per hari.

Rumah-rumah baru warga Tuban di Komplek rumah relokasi mandiri warga terdampak kilang minyak yang kini dalam proses pengerjaan di Desa Wadung, Kecamatan Jenu
Rumah-rumah baru warga Tuban di Komplek rumah relokasi mandiri warga terdampak kilang minyak yang kini dalam proses pengerjaan di Desa Wadung, Kecamatan Jenu (SURYAMALANG.COM/Mochammad Sudarsono)

Cerita di Balik Viralnya Ratusan Warga Tuban Beli Mobil Bersamaan, Mendadak Kaya

Inilah fakta di balik viralnya ratusan warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban yang ramai kompakan membeli mobil.

Mendadak miliader atau menjadi Crazy Rich! Begitulah istilah yang pantas disematkan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved