Breaking News:

Ngaku Siap Dihukum Mati, Tapi Edhy Prabowo Ungkit Jasanya Lagi : Kebijakan Saya untuk Masyarakat

Terlibat suap ekspor benur di tengah pandemi Covid-19, Edhy Prabowo disebut layak dihukum mati.

Kolase Tribunnews.com/KompasTV
Deretan barang mahal yang dibeli Edhy Prabowo dengan uang suap Rp 3,4 miliar 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Terkait ancaman hukuman mati, Edhy Prabowo menunjukkan kesiapannya.

Terlibat suap ekspor benur di tengah pandemi Covid-19, Edhy Prabowo disebut layak dihukum mati.

Dia menyatakan kesiapannya bahkan jika lebih dari hukuman mati sekali pun.

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengatakan siap bertanggung jawab termasuk dihukum mati jika terbukti bersalah.

Adapun Edhy merupakan tersangka dalam kasus dugaan suap perizinan ekspor benih lobster (benur) di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Sekali lagi kalau memang saya dianggap salah, saya tidak lari dari kesalahan, saya tetap tanggung jawab.” Kata Edhy dikutip dari Antara, Senin (21/2/2021).

Baca juga: Prabowo Subianto Murka & Marah Besar Sebut Edhy Prabowo Anak yang Diangkat dari Selokan

Baca juga: 8 Sepeda Kembali Disita, Edhy Prabowo Bantah Berkaitan Suap Benih Lobster : Saya Beli di Amerika

“Jangankan dihukum mati, lebih dari itu pun saya siap yang penting demi masyarakat saya,” ucap dia.

Edhy mengatakan, siap bertanggung jawab dan tidak akan lari dari kesalahannya.

Ia mengklaim setiap kebijakan yang diambilnya termasuk soal perizinan ekspor benur semata-mata hanya untuk kepentingan masyarakat.

Andreau Pribadi Staf Khusus Edhy Prabowo kini jadi buron KPK.
Andreau Pribadi Staf Khusus Edhy Prabowo kini jadi buron KPK. (Kolase TribunBogor)

“Saya tidak bicara lantang dengan menutupi kesalahan, saya tidak berlari dari kesalahan yang ada. Silakan proses peradilan berjalan," kata Edhy.

HALAMAN 2 >>>>>>>

Ikuti kami di
Editor: Salma Fenty Irlanda
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved