Breaking News:

Penanganan Covid

Kata Menkes soal Vaksinasi Covid-19, Target 181,5 Rakyat Indonesia, Butuh 363 Juta Suntikan Setahun

Menkes targetkan vaksinasi Covid-19 untuk 181,5 rakyat Indonesia. Butuh sekitar 363 suntikan.

KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Budi Gunadi Sadikin 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Program vaksinasi virus corona (Covid-19) yang diinisiasi pemerintah terus berlanjut hingga memasuki tahap kedua yang menargetkan petugas pelayanan publik serta kelompok lanjut usia (lansia).

Kali ini, kegiatan vaksinasi ini dilakukan terhadap petugas sektor pariwisata dan transportasi yang diadakan di provinsi Bali.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa sejak awal, pemerintah telah menargetkan vaksinasi terhadap 181,5 juta rakyat Indonesia dari total keseluruhan penduduk sebesar 270,2 juta jiwa berdasar pada data yang tercatat di Badan Pusat Statistik (BPS) terkait Sensus Penduduk 2020.

Angka ini mengindikasikan bahwa dibutuhkan sekitar 363 juta suntikan dalam satu tahun.

Jika dibagi per hari dalam satu tahun, proses vaksinasi ini harus dilakukan terhadap 1 juta orang.

Hal itu karena proses vaksinasi yang diharapkan membentuk antibodi pada tubuh seseorang ini membutuhkan dua kali suntikan dengan jarak 14 hari sejak suntikan pertama.

Ini yang berlaku pada jenis vaksin dari China yang digunakan pemerintah yakni Sinovac.

Baca juga: Grab Beri Layanan Vaksinasi Covid-19 Drive Thru Pertama di Asia Tenggara, Kerjasama dengan Kemenkes

Baca juga: Vaksinasi Keluarga Anggota DPR Dipersoalkan, Sekjen DPR Beri Penjelasan, Sebut Semua Akan Divaksin

Ilustrasi vaksin (freepik.com)
Ilustrasi vaksin (freepik.com) (freepik.com)

"Tugas kita adalah melakukan vaksinasi 181,5 juta rakyat Indonesia, atau butuh sekitar 363 juta suntikan setahun. Artinya kalau setahun 365 hari ya sejuta (dalam) sehari lah dikejar ya," ujar Budi Gunadi, dalam kegiatan vaksinasi yang digelar di Bali, Minggu (28/2/2021).

Ia pun bersyukur bahwa proses vaksinasi tahap pertama yang menargetkan tenaga kesehatan tanah air, berlangsung lancar dan dapat dirampungkan lebih awal dari jadwal yang ditargetkan.

"Khusus untuk tahap yang kedua ini, sesudah (vaksinasi) tenaga kesehatan (di tahap awal) yang alhamdulillah kita bisa selesaikan lebih cepat dari jadwal, yang tadinya dibutuhkan satu setengah bulan, ternyata kita bisa selesaikan satu bulan," jelas Budi Gunadi.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: ninda iswara
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved