Breaking News:

Kasus Gubernur Sulsel

KRONOLOGI Lengkap OTT Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Ada Uang Rp 2 M di Koper, Kini Jadi Tersangka

Setelah diperiksa intensif selama 15 jam, tokoh antikorupsi itu kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

(tribunnews)
Duit Rp 2 Miliar dalam koper kasus suap Gubernur Sulsel kini disita KPK 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Inilah kronologi lengkap Operasi Tangkap Tangan (OTT) Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah oleh KPK.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah ditangkap oleh KPK dalam operasi tangkap tangan.

Setelah diperiksa intensif selama 15 jam, tokoh antikorupsi itu kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Nurdin Abdullah dinilai terbukti menerima suap sebesar Rp 2 miliar.

Uang itu dimasukkan dalam koper .

Gubernur Sulsel itu menerima suap terkait proyek infrastruktur di lingkungan Pemprov Sulsel Tahun Anggaran 2020-2021.

Baca juga: SUMPAH Nurdin Abdullah Meski Terima Suap 2 Milyar dari Proyek Pembangunan: Demi Allah, Saya Tak Tahu

Baca juga: Juragan Tanah dengan Kekayaan Capai 51,3 Miliar, Kenapa Nurdin Abdullah Masih Terima Uang Panas?

Berikut kronologi lengkap operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK terhadap Gubernur Sulsel itu berdasarkan keterangan Ketua KPK Firli Bahuri saat konferensi pers, Minggu (28/2/2021) dini hari:

1. Jumat 26 Februari 2021

Tim KPK menerima informasi dari masyarakat soal adanya dugaan penerimaan sejumlah uang oleh penyelenggara negara yang diberi oleh Agung Sucipto kepada Nurdin Abdullah melalui Edy Rahmat sebagai perantara yang merupakan orang kepercayaan Nurdin Abdullah.

2. Pukul 20.24 WIB

Agung Sucipto bersama Irfan alias IF (sopirnya) menuju ke salah satu rumah makan di Makassar.

Setiba di rumah makan tersebut, ada Edy Rahmat yang telah menunggu.

3. Dengan beriringan mobil, Irfan mengemudikan mobil milik Edy Rahmat, sedangkan Agung Sucipto dan Edy Rahmat bersama dalam satu mobil milik Agung Sucipto menuju ke Jalan Hasanuddin.

4. Dalam perjalanan, Agung Sucipto menyerahkan proposal terkait beberapa proyek pekerjaan infrastruktur di Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2021 kepada Edy Rahmat.

5. Sekira pukul 21.00 WIB, Irfan mengambil koper yang diduga berisi uang dari dalam mobil milik Agung Sucipto, dipindahkan ke bagasi mobil milik Edy Rahmat.

6. Selanjutnya, sekitar pukul 23.00 Wita, Agung Sucipto diamankan saat dalam perjalanan menuju Bulukumba.

"Sekira pukul 24.00 Wita, Edy Rahmat beserta uang dalam koper sejumlah sekira Rp 2 miliar turut diamankan di rumah dinasnya," ujar Firli saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Jakarta Selatan, Minggu (28/2/2021).

7. Pukul 02.00 Wita, Nurdin Abdullah juga diamankan di rumah jabatan dinas Gubernur Sulawesi Selatan.

Duit dalam koper yang disita KPK dalam kasus suap Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah
Duit dalam koper yang disita KPK dalam kasus suap Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (tribunnews)

Sebagai informasi, dalam dugaan kasus suap proyek infrastruktur di Provinsi Sulawesi Selatan ini, Nurdin Abdullah diamankan sebagai penerima uang proyek senilai Rp 2 miliar dari Agung Sucipto.

Selain Nurdin, KPK juga turut menetapkan dua orang tersangka lainnya yang turut terlibat yakni Edi Rahmat alias ER dan Agung Sucipto alias AS.

Tersangka Edy ini sendiri kata Firli merupakan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Sulawesi Selatan sedangkan Agung merupakan Direktur PT Agung Perdana Bulukumba (PT APB).

Dalam kasus ini Nurdin Abdullah dan Edy diduga sebagai penerima suap sementara Agung Sucipto diduga sebagai penyuap.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved