Breaking News:

Tak Puas Sebut SBY 'Pelaku Kudeta Tak Berkeringat & Berdarah', Jhoni Allen: Dia Cuma Sumbang 100Juta

Tak cuma menuding SBY melakukan upaya kudeta pada Anas Urbaningrum, Jhoni juga mengatakan jika SBY hanya menyumbang 100 juta saja.

Kolase Tribunnews
Ini beda versi SBY dan Jhoni Allen soal pendirian Partai Demokrat, Jhoni singgung SBY hanya menyumbang Rp100 juta. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Partai Demokrat akhirnya menanggapi tudingan eks kader Jhoni Allen Marbun yang menyebut SBY tak memiliki andil membangun partai.

Tak cuma menuding SBY melakukan upaya kudeta pada Anas Urbaningrum, Jhoni juga mengatakan jika SBY hanya menyumbang 100 juta saja.

Pernyataannya pun memperkeruh suasana Partai Demokrat yang saat ini sedang didera isu kudeta.

Isu pengambilalihan kepemimpinan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang bergulir sejak awal Februari lalu masih terus memanas.

Bahkan, isu tersebut membuat Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat yang juga Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turun gunung.

Ia dengan tegas memperingatkan pihak yang terlibat dalam isu kudeta jika Partai Demokrat tidak diperjualbelikan.

Tidak hanya itu, isu kudeta juga sampai membuat Partai Demokrat memecat dengan tidak hormat tujuh kader yang memprakarsai gerakan ini.

Baca juga: Demokrat Geram Jhoni Allen Tuding SBY Bangun Partai Tak Berdarah-darah: Dia Tinggal di Mars Kali

Baca juga: Dipecat Demokrat, Jhoni Allen Marbun : SBY Sendiri Pelaku Kudeta, Tidak Berkeringat Apalagi Berdarah

Namun akhirnya, beberapa kader yang dipecat buka suara mengenai tindakan pemecatannya.

Ini beda versi SBY dan Jhoni Allen soal pendirian Partai Demokrat, Jhoni singgung SBY hanya menyumbang Rp100 juta.
Ini beda versi SBY dan Jhoni Allen soal pendirian Partai Demokrat, Jhoni singgung SBY hanya menyumbang Rp100 juta. (Kolase Tribunnews.com)

Satu di antara kader yang buka suara mengenai pemecatannya adalah Jhoni Allen Marbun.

Anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat ini justru menantang dan menyebut SBY-lah yang melakukan kudeta terhadap kepemimpinan Anas Urbaningrum di masa lalu.

HALAMAN 2 >>>>>>>>>>

Ikuti kami di
Editor: Salma Fenty Irlanda
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved