Breaking News:

Divonis 5,5 Tahun Penjara, Ini Perjalanan Kasus Gilang Fetish Kain Jarik, Terbukti Langgar 3 Pasal

Perjalanan kasus Gilang fetish kain jarik, kini divonis 5,5 tahun penjara.

Kolase TribunNewsmaker - Twitter/ KOMPAS.COM/A. FAIZAL
Gilang, pelaku fetish kain jarik 

"Tersangka mengaku hasrat seksualnya timbul atau terangsang jika melihat tubuh seseorang yang terbungkus kain jarik seperti mayat," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Jhoni Isir.

Dari hasil pemeriksaan sementara, G mengaku sudah melakukan perilaku menyimpang tersebut kepada 25 orang korbannya.

Keterangan tersangka tersebut saat ini tengah didalami tim penyidik Mapolrestabes Surabaya.

"Pengakuan tersangka ada 25 korban, tapi nanti masih kami dalami lagi," kata Jhoni.

G diterbangkan ke Surabaya pada Jumat (7/8/2020) pagi.

Baca juga: Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik: Pelaku Terancam 6 Tahun Penjara & Mengaku Sudah Ada 25 Korban

Baca juga: Pengakuan Tersangka Pelecehan Fetish Kain Jarik: Sudah Dilakukan Sejak 2015 Hingga Ada 25 Korban

Divonis 5 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 50 juta

Sidang vonis kasus Fetish Kain Jarik di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (3/3/2021).
Sidang vonis kasus Fetish Kain Jarik di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (3/3/2021). (KOMPAS.COM/ACHMAD FAIZAL)

Dalam sidang putusan di ruang Tirta 1 Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (3/3/2021) sore, Ketua majelis hakim Khusaini menyatakan jika Gilang divonis 5 tahun enam bulan penjara.

"Terdakwa dijatuhi hukuman penjara selama lima tahun enam bulan, serta denda Rp 50 juta serta subsidiair tiga bulan penjara," kata Khusaini saat membacakan materi putusan.

Terdakwa Gilang disebut terbukti melanggar tiga pasal sekaligus, Pasal 45 ayat (4) juncto Pasal 27 ayat (4) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Lalu, Pasal 82 ayat (1) juncto Pasal 76E Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 Jo Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Jo Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dan Pasal 289 KUHP.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: ninda iswara
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved