Tayangan Lamaran Atta Halilintar & Aurel Hermansyah Tuai Protes, Ini Rangkumannya, 5 Poin Keberatan
Rangkuman protes tayangan lamaran Aurel Hermansyah & Atta Halilintar, KNRP ajukan 5 poin keberatan.
Editor: ninda iswara
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Tayangan lamaran Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah tuai protes, KNRP beberkan lima poin keberatannya.
Acara lamaran YouTuber Atta Halilintar dan penyanyi Aurel Hermansyah menuai kritik dari berbagai pihak.
Koalisi Nasional Reformasi Penyiaran (KNRP) menuliskan lima poin penolakannya atas acara lamaran dan pernikahan artis di televisi, termasuk acara Atta dan Aurel.
1. KNRP beberkan 5 poin keberatan
KNRP melalui siaran persnya, membeberkan 5 poin keberatannya atas pernikahan yang disiarkan secara langsung di televisi.
Poin-poin penolakan itu di antaranya adalah:
Baca juga: RELAKAN Aurel Hermansyah Menikah, Krisdayanti Beri Pesan Isyaratkan Percaya pada Atta Halilintar
Baca juga: KNRP Tolak Tayangan Pernikahan Selebriti di TV, Atta Halilintar & Aurel: Enggak Usah Pusingi Orang
- KNRP menolak keras rencana seluruh penayangan tersebut yang jelas-jelas tidak mewakili kepentingan publik secara luas dengan semena-mena menggunakan frekuensi milik publik.
- KNRP menyesalkan sikap Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat yang tidak segera menghentikan kegiatan tersebut, dengan menunggu secara pasif tayangan itu hadir dan baru akan memberikan penilaian. Padahal jelas-jelas isi siaran melanggar hak-hak masyarakat untuk mendapatkan tayangan yang lebih berkualitas.
- KNRP menyesalkan KPI tak mau bertindak sesuai dengan Pedoman Perilaku Penyiaran Pasal 11 yakni "Lembaga Penyiaran wajib memperhatikan kemanfaatan dan perlindungan untuk kepentingan publik" dan Standar Program Siaran Pasal 13 Ayat 2 yang menyatakan: "Program siaran tentang permasalahan kehidupan pribadi tidak boleh menjadi materi yang ditampilkan dan/atau disajikan dalam seluruh isi mata acara, kecuali demi kepentingan publik".
- KNRP menyesalkan sikap KPI yang abai terhadap berbagai keberatan dan kritik masyarakat melalui media sosial, dan pasif menunggu aduan di saluran pengaduan resmi KPI. Bukankah seharusnya KPI yang mewakili kepentingan masyarakat tidak perlu menunggu aduan resmi publik apabila secara nyata dan jelas-jelas melihat pelanggaran frekuensi publik di depan mata?
- KNRP akan terus mengawasi dan memantau kinerja Komisioner KPI dan mengingatkan tentang kewajiban KPI untuk secara kritis dan sungguh-sungguh bekerja melaksanakan kewenangannya apabila melihat kondisi dan situasi yang merugikan publik di bidang penyiaran.
2. Tanggapan Atta Halilintar
Menanggapi penolakan dari KNRP, Atta Halilintar akhirnya memberikan tanggapan.
"Kita dalam hidup enggak bisa selalu senangin banyak orang. Kita nikah mah nikah aja, enggak perlu dengerin orang. Hidup dan masa depan kan ada di kita," kata Atta.
Senada dengan calon suaminya, Aurel Hermansyah pun tak mau menanggapi komentar pedas soal acara lamarannya.
Baca juga: Atta Halilintar Tahan Tangis Lamar Aurel, Banyak Ketidaksiapan, Anang Hermansyah: Benar Mau Terima?
Baca juga: Momen Bahagia Lamaran Aurel Hermansyah & Atta Halilintar Berbuah Masalah, Dinilai Langgar Hak
3. KPI bakal panggil RCTI
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) langsung sigap menanggapi ramainya kisruh soal acara lamaran dan pernikahan artis di televisi.
KPI berencana memanggil RCTI selaku pihak yang bertanggungjawab dalam menayangkan acara lamaran Atta dan Aurel.
"Memanggil itu untuk meminta penjelasan terhadap RCTI berkaitan dengna tayangan hari ini," kata Mulyo Hadi Purnomo selaku wakil ketua KPI.
Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar tanggapi protes KNRP
Proses lamaran sampai pernikahan pasangan selebritas Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar yang ditayangkan secara langsung di televisi, menjadi perhatian publik.
Bahkan, Koalisi Nasional Reformasi Penyiaran (KNRP) menolak proses lamaran sampai pernikahan pasangan selebritas Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar, ditayangkan di televisi.
Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah buka suara.
"Ya biarin kan maksudnya, mau nonton-nonton mau enggak, kita mah nggak pernah ribet," kata Aurel Hermansyah yang didampingi Atta Halilintar, dalam jumpa pers lamaran mereka di Hotel Intercontinental Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (13/3/2021).
"Iya benar, kami juga engga pernah memaksa juga harus nonton," timpal Atta Halilintar.
Atta tidak mau menyerang balik pihak-pihak yang kontra dengan lamaran dan pernikahannya dengan Aurel. Sebab, mereka sadar tak bisa menyenangkan banyak orang.
Baca juga: Gen Halilintar Hadiri Lamaran Atta & Aurel, Ungkap Kondisi Orangtua, Operasi dan Butuh Surat Polisi
Baca juga: Atta Halilintar Tahan Tangis Lamar Aurel, Banyak Ketidaksiapan, Anang Hermansyah: Benar Mau Terima?
"Kalau kamu mau suka ya Alhamdulillah, kalau nggak yaudah. Dan kalau dikritik tadi katanya kok live-nya nggak asli, bisa dicek saja sendiri tadi asli apa nggak," ucap Atta Halilintar.
"Aku mah maunya nikah aja. Orang mau bilang apa, hidup-hidup kita. Masa depan masa depan kita, yaudah nggak usah pusingi orang," ungkapnya.
Muhammad Attamimi Halilintar itu menyampaikan, mulanya ia tak mau live di televisi.
Mereka hanya ingin live di youtube saja.
Namun, pihak stasiun televisi swasta datang kepada mereka untuk membanderol hak siar dari lamaran, pengajian, siraman, sampai pernikahan Atta dan Aurel.
"Tiba-tiba ada tawaran bagus. Mungkin live itu buat resepsi atau akad, tapi tiba-tiba televisi minta siramannya, minta semua ya udah. Enggak sengaja dan satu paket," jelasnya.
Atta Halilintar tak mau menjadikan penolakan KNRP sebagai kendala pernikahannya.
Saat ini, ia hanya fokus menyelesaikan rangkaian acara sampai bisa menikahi Aurel Hermansyah.
"Semoga Lancar saja pernikahan nanti," ujar Atta Halilintar. (Kompas.com/Ady Prawira Riandi/Wartakotalive/Arie Puji Waluyo)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Rangkuman Protes Penayangan Acara Lamaran Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah dan di Tribunnews.com dengan judul Muncul Penolakan Tayangan Pernikahan di Televisi, Atta dan Aurel: Biarin Aja
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/aurel-hermansyah-resmi-dilamar-atta-halilintar.jpg)