Breaking News:

Penanganan Covid

Kemenkes Diminta Jelaskan Alasan Tunda Pendistribusian Vaksin AstraZeneca, Ingatkan Masa Kadaluwarsa

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah menjelaskan secara terbuka alasan ditundanya pendistribusian vaksin AstraZeneca.

Shutterstock
Ilustrasi Vaksin AstraZeneca 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah, dalam hal ini Kemenkes menjelaskan secara terbuka alasan ditundanya pendistribusian vaksin AstraZeneca.

Selain itu, pria yang akrab disapa Bamsoet ini juga meminta segera menyelesaikan hambatan atau alasan penangguhan vaksin tersebut.

Mengingat tidak lama lagi vaksin tersebut akan segara memasuki masa kedaluwarsa.

Hal itu seperti yang dikutip Tribunnewsmaker.com dari Tribunnews.com 'Kemenkes Diminta Menjelaskan Secara Terbuka Alasan Ditundanya Pendistribusian Vaksin AstraZeneca.'

"Meminta pemerintah, dalam hal ini Kemenkes bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan/BPOM, terus berkoordinasi dengan World Health Organization/WHO untuk memastikan keamanan dan dampak dari vaksin AstraZeneca tersebut," kata Bamsoet dalam keterangannya, Kamis (18/3/2021).

Bamsoet menambahkan, sekalipun Indonesia dalam kondisi kekurangan vaksin Covid-19, namun vaksin yang ada harus tetap memenuhi standar keamanan dan efikasi yang telah ditetapkan.

Selain itu, ia juga meminta pemerintah, dalam hal ini Kemenkes, harus memastikan vaksin AstraZeneca telah melalui tahapan uji klinis yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Hal ini untuk memberikan kepastian atas keamanan pengguna vaksin, disamping juga melakukan proses pengecekan secara fisik/quality control.

"Kemenkes untuk tetap menerapkan asas kehati-hatian dalam mendistribusikan dan memberikan vaksin AstraZeneca kepada masyarakat Indonesia, mengingat pemberian vaksin berkaitan dengan kesehatan setiap individu maupun kelompok," jelasnya.

Sebelumnya, Badan POM memberikan penjelasan terkait penangguhan penggunaan vaksin Covid-19 di Indonesia.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved