Breaking News:

Penanganan Covid

Vaksin AstraZeneca Bisa Digunakan, Mulai Didistribusikan Pekan Depan, Direkomendasikan MUI dan BPOM

Direkomendasikan MUI dan BPOM, vaksin AstraZeneca bisa digunakan dan mulai didistribusikan pekan depan.

Shutterstock
Ilustrasi Vaksin AstraZeneca 

“Badan POM RI bersama Kementerian Kesehatan dan KOMNAS PP KIPI terus memantau keamanan vaksin yang digunakan di Indonesia dan menindaklanjuti isu setiap kejadian ikutan Pasca Imunisasi,” tutur BPOM.

Rekomendasi MUI

Di hari yang sama, Ketua MUI Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am, mengatakan, MUI memperbolehkan penggunaan vaksin Astrazeneca bagi umat Islam berdasarkan kajian fikih.

Keputusan ini dikeluarkan meskipun MUI mengumumkan bahwa vaksin ini haram karena mengandung zat yang berasal dari babi.

"Vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh Astra Zeneca ini hukumnya haram karena dalam tahapan produksinya memanfaatkan lipsin yang mengandung babi. Walau demikian, penggunaan vaksin Covid-19 produksi Astrazeneca saat ini hukumnya dibolehkan," kata Asrorun Ni'am.

Asrorun Niam Sholeh - Sekretaris Komisi Fatwa MUI
Asrorun Niam Sholeh - Sekretaris Komisi Fatwa MUI (Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S)

Hukum penggunaan vaksin Covid-19 produk Astrazeneca ini tertuang pada Fatwa Nomor 14 Tahun 2021. Fatwa tersebut telah diserahkan ke pemerintah pada 17 Maret untuk menjadi panduan.

Asrorun Ni'am mengatakan, ada kondisi kebutuhan yang mendesak, yakni hajat syariyah yang dalam konteks fikih menduduki darurat syari atau darurah syariyah, sehingga MUI memperbolehkan penggunaan vaksin AZ.

MUI menyatakan bahwa fatwa memperbolehkan vaksin AZ dengan pertimbangan bahwa adanya pernyataan dari ahli terkait bahaya dan risiko yang fatal jika masyarakat tidak divaksinasi Covid-19.

Selain itu, ketersediaan vaksin yang halal tidak mencukupi kebutuhan masyarakat sebagai ikhtiar untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity).

Sedangkan pemerintah tidak memiliki keleluasaan memilih vaksin covid-19 yang halal, mengingat keterbatasan vaksin yang tersedia.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: ninda iswara
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved