Breaking News:

Penanganan Covid

Menkominfo Johnny G Plate Minta Masyarakat Tak Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 di Media Sosial

Menteri Komunikasi dan Informatika RI Johnny G Plate meminta masyarakat tak unggah sertifikat vaksinasi Covid di media sosial, kenapa?

Surya/Ahmad Zaimul Haq
Ilustrasi: Petugas medis melakukan simulasi vaksinasi Covid-19 yang dilakukan di RSI Jemursari, Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (18/12/2020). Acara simulasi vaksinasi dihadiri Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Ketua Umum MUI, KH Miftachul Akhyar. Surya/Ahmad Zaimul Haq 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Program vaksinasi nasional sudah mulai dilakukan di Indonesia, tepatnya sejak Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menjadi orang pertama yang menerima vaksin pada Rabu (13/1/2021) lalu seperti yang dikutip dari Tribunnews.com dengan judul Menkominfo Minta Masyarakat Tak Mengunggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 di Media Sosial.

Hingga kini, beberapa kalangan prioritas juga sudah menerima penyuntikan vaksin tersebut, seperti halnya, pekerja media, tenaga pengajar hingga masyarakat lansia.

Hal ini menjadi perhatian khusus bagi Menteri Komunikasi dan Informatika RI (Menkominfo) Johnny G Plate tentang potensi adanya penyebaran data pribadi.

Hal tersebut mengingat banyak dari masyarakat yang telah menerima vaksin dengan sukarela mengunggah bukti atau sertifikat vaksinasi Covid-19 di media sosialnya.

Padahal, kata Menteri Johnny, perbuatan tersebut sangat berpotensi membuat data pribadi para penerima vaksin yang terdapat pada QR Code sertifikat dengan mudah tersebar dan diakses oleh orang lain.

"Di dalam QR Code itu ada data pribadi, jadi sertifikat digital kita peroleh,

Tapi disaat bersamaan kita menjaga data pribadi kita," kata Menteri Johnny dalam ketenangan tertulisnya yang diterima Tribunnews.com, Minggu (21/3/2021).

Baca juga: Menurut Survey, Mayoritas Anak Muda Indonesia Mau Divaksin, Disebut Cenderung Lebih Percaya Vaksin

Baca juga: Vaksinnya Disebut Mengandung Tripsin Babi, Pihak AstraZeneca Membantah, Sudah Disetujui 70 Negara

Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono saat menerima sertifikat vaksin dari Direktur Utama RSCM Lies Dina Liastuti mengatakan usai disuntik vaksin COVID-19 produksi Sinovac (CoronaVac) oleh vaksinator dokter di RSCM Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2021). Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono seusai disuntikan vaksin berharap tidak ada gejala Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang dialaminya. Ini karena vaksin COVID-19 buatan Sinovac sudah melalui serangkaian uji klinik. Tribunnews/Jeprima
Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono saat menerima sertifikat vaksin dari Direktur Utama RSCM Lies Dina Liastuti mengatakan usai disuntik vaksin COVID-19 produksi Sinovac (CoronaVac) oleh vaksinator dokter di RSCM Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2021). Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono seusai disuntikan vaksin berharap tidak ada gejala Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang dialaminya. Ini karena vaksin COVID-19 buatan Sinovac sudah melalui serangkaian uji klinik. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

Oleh karenanya, politikus dari Partai Nasdem itu mengimbau masyarakat untuk senantiasa tidak mengunggah sertifikat bentuk apapun yang disertai QR Code.

Terlebih kata dia, jika keperluan dari mengunggah sertifikat tersebut bukan untuk suatu keperluan penting.

"(Jaga data pribadi kita) dengan cara tidak mengedarkan (sertifikat) nya untuk kepentingan yang tidak semestinya," pesan Johnny.

(Tribunnnews/Dewi Agustina)

#vaksin #johnnygplate #menkominfo #covid19

Ikuti kami di
Editor: Talitha Desena
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved