Breaking News:

Penanganan Covid

Vaksin AstraZeneca Diduga Mengandung Tripsin Babi, MUI Perbolehkan, PP Muhammadiyah Menyesuaikan

Ini kata PP Muhammadiyah soal vaksin AstraZeneca yang mengandung tripsin babi.

JUSTIN TALLIS / AFP
Ilustrasi vaksin Covid-19 dari Universitas Oxford dan AstraZeneca, diambil pada 17 November 2020. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Mohammad Mas'udi menyatakan PP Muhammadiyah belum mengambil sikap resmi terkait temuan LPPOM MUI, menanggapi polemik kandungan vaksin AstraZeneca yang diduga tidak halal.

Dia mengatakan sejauh ini Muhammadiyah selaras dengan sikap MUI bahwa vaksin tetap boleh digunakan karena asas darurat sesuai kaidah ushul fikih dan maqashid syariah.

“Prinsip kami sepanjang MUI dan Badan Pengawas Obat dan Makanan tidak ada persoalan, Muhammadiyah akan menyesuaikan,” kata Mas'udi pada Jumat (19/3/2021) yang dikutip dalam laman resmi Muhammadiyah, muhammadiyah.or.id, dikutip Minggu (20/3/2021).

Sembari menunggu langkah selanjutnya, Masudi menyatakan mendorong BPOM segera mengeluarkan pernyataan resmi atas kajian LPPOM MUI.

“Kami juga tidak punya alat untuk mengkaji vaksin itu, kami akan hormati keputusan MUI dan BPOM,” kata Marsudi.

Diberitakan sebelumnya, AstraZeneca, perusahaan biotech global yang menciptakan vaksin Covid-19 merespon kabar yang beredar terkait adanya kandungan tripsin babi dalam vaksin tersebut.

Berdasarkan rilis yang diterima Tribunnews.com, Minggu (21/3/2021), pihak AstraZeneca menjamin, vaksin yang turut diproduksi oleh Universitas Oxford ini tidak mengandung unsur hewani.

Baca juga: Vaksin AstraZeneca Memanfaatkan Enzim Tripsin Babi, Ternyata Ini Fungsinya, Diperbolehkan MUI

Baca juga: Mengandung Tripsin Babi, Ini Alasan MUI Perbolehkan Vaksin AstraZeneca, Faktor Resiko & Keterbatasan

Hal tersebut kata pihaknya telah dikonfirmasi oleh Badan Otoritas Produk Obat dan Kesehatan Inggris.

"Semua tahapan proses produksinya, vaksin vektor virus ini tidak menggunakan dan bersentuhan dengan produk turunan babi atau produk hewani lainnya," jelasnya.

Sebagaimana TribunNewsmaker.com kutip dari Tribunnews.com berjudul : Dugaan Kandungan Tripsin Babi, PP Muhammadiyah Belum Ambil Sikap Soal Vaksin AstraZeneca, pihaknya juga meyakini hal tersebut yang didasari oleh persetujuan dari 70 negara di dunia.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: ninda iswara
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved