Breaking News:

Penanganan Covid

Vaksinnya Disebut Mengandung Tripsin Babi, Pihak AstraZeneca Membantah, Sudah Disetujui 70 Negara

Pihak AstraZeneca bantah vaksinnya mengandung tripsin babi, akui sudah disetujui 70 negara.

Shutterstock
Ilustrasi Vaksin AstraZeneca 

TRIBUNNEWS.COM - Perusahaan biofarmasi global yang menciptakan vaksin Covid-19 AstraZeneca merespon kabar yang beredar terkait adanya kandungan tripsin babi dalam vaksin tersebut.

Berdasarkan rilis yang diterima Tribunnews.com, Minggu (21/3/2021), pihak AstraZeneca menjamin, vaksin yang turut diproduksi oleh Universitas Oxford ini tidak mengandung unsur hewani.

Hal tersebut telah dikonfirmasi oleh Badan Otoritas Produk Obat dan Kesehatan Inggris.

"Semua tahapan proses produksinya, vaksin vektor virus ini tidak menggunakan dan bersentuhan dengan produk turunan babi atau produk hewani lainnya," jelasnya.

Pihaknya juga meyakini hal tersebut yang didasari oleh persetujuan dari 70 negara di dunia.

Beberapa negara tersebut didominasi oleh negara muslim yakni, Arab Saudi, UEA, Kuwait, Bahrain, Oman, Mesir, Aljazair dan Maroko dan banyak Dewan Islam di seluruh dunia.

Sebagaimana TribunNewsmaker.com kutip dari Tribunnews.com berjudul : AstraZeneca Bantah Vaksin Covid-19 Produksinya Mengandung Tripsin Babi, keseluruhannya kata pihak AstraZeneca telah menyatakan sikap bahwa vaksin ini diperbolehkan untuk digunakan oleh para Muslim.

Baca juga: Vaksin AstraZeneca Diduga Mengandung Tripsin Babi, MUI Perbolehkan, PP Muhammadiyah Menyesuaikan

Baca juga: Vaksin AstraZeneca Memanfaatkan Enzim Tripsin Babi, Ternyata Ini Fungsinya, Diperbolehkan MUI

"Semua vaksin, termasuk Vaksin Covid-19 AstraZeneca, merupakan bagian penting dalam menanggulangi pandemi Covid-19 agar dapat memulihkan keadaan di Indonesia secepatnya," ujarnya.

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengumumkan bahwa vaksin AstraZeneca (AZ) haram, karena mengandung zat yang berasal dari hewan babi, berdasarkan kajian yang dilakukan MUI oleh pihak-pihak terkait.

Kendati demikian MUI memperbolehkan penggunaan vaksin AZ bagi umat Islam berdasarkan kajian fikih.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: ninda iswara
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved