Breaking News:

Penanganan Covid

Indonesia Menerima Vaksin Covid-19 CoronaVac dari Sinovac 16 Juta Dosis, Total 53,5 Juta Bahan Baku

Indonesia kini memiliki total 53,5 juta bahan baku vaksin Covid-19 asal Sinovac.

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi - Petugas kesehatan Puskesmas dibantu petugas kepolisian mengambil Vaksin Covid-19 Sinovac saat didistribusikan di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota Bandung, Jalan Supratman, Jawa Barat, Rabu (13/1/2021). Dinas Kesehatan Kota Bandung mendistribusikan 25 ribu dosis vaksin Covid-19 Sinovac ke 80 puskesmas, 34 rumah sakit serta klinik-klinik di Kota Bandung untuk kebutuhan vaksinasi tahap pertama bagi tenaga kesehatan. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Indonesia kembali menerima vaksin Covid-19 CoronaVac dari Sinovac sebanyak 16 juta vaksin termasuk 1,5 juta overfilled dalam bentuk bahan baku atau bulk, pada Kamis (25/3/2021).

Dengan tambahan ini, Indonesia memiliki total 53,5 juta bahan baku vaksin Covid-19 asal Sinovac.

Juru Bicara Bio Farma untuk Vaksinasi Bambang Heryanto mengatakan, dari jumlah tersebut pihaknya akan memproduksi vaksin jadi sebanyak 43 juta dosis vaksin.

Hal itu disampaikan Bambang dalam dialoag virtual KPCPEN, Kamis (25/3/2021) seperti yang dikutip dari Tribunnews dengan judul Bio Farma : 53,5 Juta Bahan Baku Diproduksi Jadi 43 Juta Dosis Vaksin Covid-19.

"Nanti diproses di Bio Farma dari 53,5 juta dosis ini tidak seluruhnya akan menjadi 53,5 juta vaksin,

Karena ada proses, overfilled, wastage-nya.

Itu diperkirakan dari 53,5 juta ini akan dihasilkan sekitar 43 juta vaksin jadi," jelas Bambang.

Ia mengatakan, Bio Farma sudah memulai produksi vaksin sejak kedatangan pertama bulk pada 13 Januari lalu.

Baca juga: Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito Minta Pemerintah Antisipasi Penyebaran Covid-19 Saat Libur Paskah

Baca juga: Polemik Kehalalan Vaksin AstraZeneca, Jubir Wapres Tegaskan Sudah Selesai, Tak Perlu Ragu Lagi

Ilustrasi vaksin
Ilustrasi vaksin (ISTIMEWA)

Terhitung, Bio Farma sampai saat ini telah memproduksi sekitar 24 juta dosis vaksin

"Dengan datangnya vaksin ini (16 juta) tentu nanti bisa memperpanjang proses produksinya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Talitha Desena
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved