Breaking News:

JANGGALNYA Surat Akseyna 6 Tahun Lalu, Termasuk Kondisi Paru-paru Penuh Pasir & Air, Tumit Robek

Sudah enam tahun berlalu sejak Akseyna ditemukan meninggal dunia di Danau Universitas Indonesia (UI).

ist
Akseyna Ahad Dori alias Ace yang kematiannya belum terungkap hingga kini. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Misteri kematian Akseyna Ahad Dori kini menjadi 'kasus dingin' di kepolisian.

Mesti sejumlah bukti memperkuat penyebab kematian Akseyna karena dibunuh, tetapi pelaku pembunuhannya tak terungkap sampai sekarang.

Sudah enam tahun berlalu sejak Akseyna ditemukan meninggal dunia di Danau Universitas Indonesia (UI).

Terdapat kejanggalan dalam surat wasiat yang diduga ditinggalkan Akseyna Ahad Dori (19) sebelum jasadnya ditemukan mengambang di Danau Kenanga, Universitas Indonesia, enam tahun lalu.

Grafolog Deborah Dewi, yang melakukan analisa terhadap surat tersebut, menyimpulkan bahwa surat wasiat Akseyna dibuat oleh dua orang yang berbeda.

Danau UI tempat ditemukannya mayat Aksyena Ahad Dori.
Danau UI tempat ditemukannya mayat Aksyena Ahad Dori. (TribunNewsmaker.com Kolase/ Kompas.com/Robertus Belarminus/ Istimewa)

Orang pertama adalah Akseyna, sementara orang kedua adalah orang yang mencoba meniru tulisan dan tanda tangan mahasiswa jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam itu.

"Siapapun orang kedua itu, dia pikir dia cerdas," tulis Deborah dalam e-mailnya kepada Wartakotalive.com, Kamis (21/5/2015) lalu.

Baca juga: 6 Tahun Kematian Akseyna di Danau UI Mangkrak, 6 Kali Kapolres Depok Diganti Kenyang Diberi Janji

Baca juga: Petaka Saling Tatap di Warung Nasgor, Nyawa Mahasiswa Ini Melayang di Tangan 2 Pemuda Tak Dikenal

Deborah menjelaskan, ada dua bagian tulisan di surat wasiat itu. Bagian pertama identik dengan tulisan almarhum. Sedangkan tulisan kedua adalah milik orang lain.

Ia memastikan bahwa tanda tangan di surat wasiat tersebut dibuat oleh orang lain, bukan Akseyna.

Deborah sendiri menganalisa tulisan dan tanda tangan di surat wasiat itu melalui pembesaran mikroskopik 200x.

HALAMAN 2 >>>>>>

Ikuti kami di
Editor: Salma Fenty Irlanda
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved