Breaking News:

Apakah Korban PHK / Sudah Resign Wajib Melapor SPT Tahunan? Ini Penjelasannya, Jangan Sampai Didenda

Sama halnya SPT sebelumnya, SPT Tahunan 2020 wajib dilaporkan dengan batas akhir penyampaian, yakni 31 Maret mendatang.

SHUTTERSTOCK/VECTOR HOT
Ilustrasi pelaporan pajak. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Inilah penjelasan apakah pengangguran atau korban PHK juga harus melaporkan SPT Tahunan.

Hal ini lantaran pemilik Nomor Pokok Wajib Pajak atau NPWP tinggal sehari lagi untuk melaporkan SPT Tahunan.

Wajib Pajak (WP) baik badan maupun orang pribadi diwajibkan untuk melaporkan SPT Tahunan setiap tahunnya.

Sama halnya SPT sebelumnya, SPT Tahunan 2020 wajib dilaporkan dengan batas akhir penyampaian, yakni 31 Maret mendatang.

Sebagaimana dikutip Tribunnewsmaker.com dari TribunJakarta Apakah Pengangguran atau Korban PHK Wajib Melaporkan SPT Tahunan? Jangan Sampai Kena Denda, sesuai informasi resmi Direktorat Jenderal Pajak, batas akhir penyampaian SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2020 adalah 31 Maret atau maksimal 3 bulan setelah akhir tahun pajak.

Mereka yang telah terdaftar sebagai WP dan memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) wajib melaporkan SPT Tahunan.

Namun, bagaimana jika orang tersebut tidak lagi bekerja atau mengundurkan diri dari pekerjaannya alias resign?

Walaupun masih memiliki NPWP, apakah tetap harus lapor SPT Tahunan?

Dilansir dari KlikPajak, Jika seseorang memutuskan untuk tidak lagi bekerja, otomatis penghasilannya akan berhenti.

Namun di sisi lain, seseorang yang sudah memiliki NPWP wajib lapor SPT orang pribadi secara teratur.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved