Breaking News:

Penanganan Covid

WARGA Amerika yang Telah Divaksin Covid-19 Boleh Bepergian, Tidak Perlu Menunjukkan Hasil Tes

Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) telah memperbaharui pedoman virus corona (Covid-19)

Associated Press via Kompas
Presiden AS Joe Biden 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) telah memperbaharui pedoman virus corona (Covid-19) dan memberikan lampu hijau kepada warga Amerika yang telah divaksinasi untuk bisa bepergian.

Namun mereka harus tetap menerapkan protokol kesehatan yakni memakai masker.

Dikutip dari laman Russia Today, Jumat (2/4/2021), pedoman baru ini dikeluarkan pada hari Jumat waktu setempat dan berlaku untuk wisatawan yang melakukan perjalanan di wilayah AS maupun tujuan internasional.

Wisatawan yang telah menerima vaksinasi terakhir selama lebih dari dua minggu sebelum tanggal keberangkatan, tidak perlu menunjukkan hasil tes negatif untuk bisa naik pesawat atau melakukan karantina saat kembali.

Sementara wisatawan internasional masih harus menunjukkan hasil tes negatif jika negara tujuan mereka memberlakukan peraturan tersebut.

Sebagaimana dikutip Tribunnews Aturan Baru, Warga Amerika yang Telah Divaksin Covid-19 Bisa Bepergian, CDC terus menekankan aturan bahwa penumpang harus memakai masker dan mempraktikkan jarak sosial selama bepergian.

Ini merupakan nasihat yang agak membingungkan, mengingat organisasi tersebut menyatakan pada awal pekan ini bahwa orang yang divaksinasi dapat berkumpul di dalam ruangan dengan kerabat selama momen libur Paskah tanpa mengenakan masker.

Meskipun pedoman CDC ini tidak wajib dilakukan, namun pedoman tersebut biasanya diikuti oleh lembaga pemerintah dan sektor bisnis.

Saat peluncuran vaksin AS berlanjut, perdebatan terkait pengenalan 'paspor vaksin' pun telah mencuat.

Penentang paspor vaksin menganggapnya sebagai pelanggaran kebebasan sipil, sementara para pendukung paspor vaksin menilai langkah ini diperlukan untuk mencegah kembali meningkatnya angka Covid-19.

Presiden AS Joe Biden pun telah menyerahkan pengembangan sistem paspor mereka sendiri kepada perusahaan swasta, namun negara tersebut kemungkinan akan mengatur apapun yang dihasilkan oleh sektor swasta.

Perlu diketahui, lebih dari 50 juta orang Amerika telah divaksinasi secara penuh.

Pedoman terbaru CDC AS ini muncul beberapa hari setelah studi CDC menemukan bahwa vaksin Pfizer dan Moderna mengurangi risiko penularan Covid-19 hingga 90 persen. 

(Tribunnews/ Fitri Wulandari)

#Amerika #JoeBiden #Vaksin #Covid-19

Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved