Breaking News:

Penanganan Covid

Indonesia Akan Menerima Kiriman Vaksin Sinovac Lagi Sebanyak 10 Juta Dosis pada Awal Bulan April

Indonesia akan kembali menerima kiriman vaksin dari Sinovac sebanyak sekitar 10 juta dosis di awal bulan

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Ilustrasi - petugas kesehatan Puskesmas dibantu petugas kepolisian mengambil Vaksin Covid-19 Sinovac saat didistribusikan di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota Bandung, Jalan Supratman, Jawa Barat, Rabu (13/1/2021). Dinas Kesehatan Kota Bandung mendistribusikan 25 ribu dosis vaksin Covid-19 Sinovac ke 80 puskesmas, 34 rumah sakit serta klinik-klinik di Kota Bandung untuk kebutuhan vaksinasi tahap pertama bagi tenaga kesehatan. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Pemerintah terus fokus melanjutkan program vaksinasi virus corona (Covid-19) yang telah menyasar kelompok tenaga kesehatan, petugas pelayanan publik dan lanjut usia (lansia).

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan Indonesia rencananya akan kembali menerima kiriman vaksin dari Sinovac sebanyak 10 juta dosis vaksin.

"Di bulan April kita akan menerima lagi dari Sinovac sebanyak 10 juta dosis," kata Siti Nadia kepada wartawan, Minggu (4/4/2021) seperti yang dikutip dari Tribunnews dengan judul Indonesia Kembali Datangkan 10 Juta Dosis Vaksin Sinovac April Ini.

Saat ini, Indonesia masih memiliki stok vaksin sebanyak 28 juta dosis.

Jika nantinya 10 juta dosis vaksin itu tiba, maka stok vaksin yang dimiliki pemerintah akan bertambah menjadi 38 juta dosis vaksin.

Sementara itu, dari stok 28 juta yang telah dimiliki saat ini, sebanyak 5 juta diantaranya telah didistribusikan ke beberapa provinsi maupun kabupaten/kota.

Sedangkan 11 juta dosis vaksin akan didistribusikan pada awal bulan ini.

"Sisanya masih dalam proses untuk (menjadi) vaksin jadi sebanyak 12 juta," jelas Nadia.

Baca juga: Laju Vaksinasi Melambat, Dampak Terhambatnya Suplai Vaksin Covid-19, Tahap Ketiga Diperkirakan Juni

Baca juga: WARGA Amerika yang Telah Divaksin Covid-19 Boleh Bepergian, Tidak Perlu Menunjukkan Hasil Tes

Ilustrasi vaksin (freepik.com)
Ilustrasi vaksin (freepik.com) (freepik.com)

Siti Nadia pun mengakui bahwa embargo yang tengah dilakukan India terhadap vaksin AstraZeneca, membuat Indonesia menjadi salah satu negara yang terdampak.

Hal itu karena pengiriman vaksin yang diproduksi Serum Institute of India (SII) itu akan mengalami penundaan hingga Mei mendatang.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Talitha Desena
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved