Breaking News:

Penanganan Covid

Jangan Cemas saat Divaksin, Bisa Sebabkan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi, Ini Penjelasannya

Suasana tegang, cemas, dan kekhawatiran yang berlebihan memberikan peluang seseorang mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Tenaga kesehatan menjalani vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit Umum (RSU) Bungsu, Jalan Veteran, Kota Bandung, Senin (18/1/2021). 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (KIPI) Hindra Irawan mengatakan, selain syarat sehat dan bugar calon penerima suntikan vaksin diharapkan dalam kondisi tenang tanpa kecemasan.

Suasana tegang, cemas, dan kekhawatiran yang berlebihan memberikan peluang seseorang mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

"Reaksi kejadian ikutan pasca imunisasi bisa karena kandungan vaksinnya bisa juga karena suasana, tegang, khawatir, cemas, itu bisa menimbulkan kejadian yang tidak terkait dengan kandungan imunisasinya, tidak terkait dengan antigennya," ujar Hindra dalam konferensi pers virtual yang digelar Kemenkes, Minggu (4/4/2021).

Ia mengatakan, kondisi tubuh yang siap secara fisik dan mental dapat meningkatkan imunitas tubuh, terlebih pula saat menerima vaksin.

"Suasana yang cukup menegangkan dan itu mempengaruhi juga. Karena sebetulnya vaksinasi itu dalam keadaan tenang, khidmat, sehingga kita bisa imun sistem pun harus dalam keadaan optimum untuk memberikan respons," imbuhnya.

Sebagaimana dikutip dari Tribunnews Berusahalah Tenang, Jangan Cemas Saat Divaksin, Dapat Sebabkan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi, sebelumnya dijelaskan bahwa reaksi yang mungkin terjadi setelah vaksinasi Covid-19 hampir sama dengan vaksin yang lain.

Kegiatan vaksinasi terhadap 6.821 orang dari lingkungan Petrokimia Gresik diikuti karyawan, tenaga alih daya, pensiunan, serta orang tua karyawan kategori lansia.
Kegiatan vaksinasi terhadap 6.821 orang dari lingkungan Petrokimia Gresik diikuti karyawan, tenaga alih daya, pensiunan, serta orang tua karyawan kategori lansia. (dok.)

Baca juga: 5 Hari Usai Divaksin Komandan Brimob Meriang Lalu Wafat, Kadinkes: Hipertensi & Positif Covid-19

Baca juga: Prancis Alami Lockdown Nasional Ketiga karena Lonjakan Kasus Covid-19, Pasien di ICU Capai 5.000-an

Beberapa gejala tersebut antara lain sebagai berikut.

1. Reaksi lokal, seperti nyeri, kemerahan, bengkak pada tempat suntikan, dan reaksi lokal lain yang berat, misalnya, selulitis.

2. Reaksi sistemik, seperti demam, nyeri otot seluruh tubuh (myalgia), nyeri sendi (arthralgia), badan lemas, dan sakit kepala.

3. Reaksi lain, seperti reaksi alergi,misalnya, urtikaria, reaksi anafilaksis, dan syncope (pingsan).

Untuk reaksi ringan lokal seperti nyeri, bengkak dan kemerahan pada tempat suntikan, petugas kesehatan dapat menganjurkan penerima vaksin untuk melakukan kompres dingin pada lokasi tersebut dan meminum obat paracetamol sesuai dosis.

Untuk reaksi ringan sistemik seperti demam dan malaise, petugas kesehatan dapat menganjurkan penerima vaksin untuk minum lebih banyak, menggunakan pakaian yang nyaman, kompres atau mandi air hangat, dan meminum obat paracetamol sesuai dosis.

(Tribunnewsmaker/ Rina Ayu Panca Rini)

#Covid-19 #vaksin #gejala

Ikuti kami di
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved