Breaking News:

Juna Histeris Jasad IbuTerbujur Kaku Diterjang Banjir NTT, Ditemukan di Pantai Dihimpit Batu & Kayu

Tangis keluarga pecah di Ruang Jenazah RSUD Lewoleba ketika satu orang jenazah korban banjir Ile Ape teridentifikasi.

Syafika Lamawuran untuk Pos Kupang
Banjir bandang di Adonara Flores Timur 

TRIBUNNEWSMAKER.COM  - Banjir bandang di NTT meninggalkan duka bagi warga yang kehilangan keluarganya.

Siapa sangka, malam itu seluruh desa akan habis tersapu banjir bandang.

Tak sedikit dari warga yang tidak bisa menyelamatkan diri dan tewas.

Tangis keluarga pecah di Ruang Jenazah RSUD Lewoleba ketika satu orang jenazah korban banjir Ile Ape teridentifikasi.

Korban merupakan guru TKK Dewi Sartika Lewotolok di desa Amakaka, Kecamatan Ile Ape, Nusa Tenggara Timur (NTT) bernama Nurul Hidayati.

Anak laki-lakinya Juna Witak hanya bisa memandang jasad ibunya terbujur kaku di dalam ruang jenazah.

Juna dan keluarganya menangis histeris masih tak percaya kalau Nurul Hidayati merupakan salah satu korban banjir bandang yang berasal dari Gunung Ile Lewotolok, Minggu dini hari kemarin. 

Bernardus Butu, Kepala SDK Lewotolok 1 menjelaskan dia bersama warga menemukan jasad Nurul di tepi pantai desa Amakaka, Senin 5 April 2021 pagi sekitar pukul 09.30 Wita.

Baca juga: Banjir di Flores Timur Dampak Siklon 99S, Puluhan Orang Tewas, Kondisi Pengungsian Memprihatinkan

Baca juga: Fakta-fakta Banjir Bandang Adonara Flores NTT, Puluhan Nyawa Tertimbun Longsor, Bantuan Masih Nihil

Korban kemudian dibawa ke RSUD Lewoleba dan rencananya dimakamkan di Lewolein, Kecamatan Lebatukan.

"Kami temukan di antara himpitan batu dan kayu di pantai sisa material banjir," kata Bernardus saat ditemui di RSUD Lewoleba.

HALAMAN 2 >>>>>>>

Ikuti kami di
Editor: Salma Fenty Irlanda
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved