Breaking News:

BIDIK Vaksinasi Covid-19 di Kalangan Milenial, Stafsus Presiden Terapkan Cara Khusus

Pemerintah tengah gencar mensosialisasikan vaksinasi kepada masyarakat untuk meminimalisir risiko kesehatan yang disebabkan virus Covid-19.

(Biro Pers Sekretariat Presiden)
Narti (44) pedagang sayur di Pasar Inpres Kelapa Gading saat vaksinasi Covid-19 bersama Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (14/1/2021) 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Pemerintah tengah gencar mensosialisasikan vaksinasi kepada masyarakat untuk meminimalisir risiko kesehatan yang disebabkan virus Covid-19.

Vaksinasi merupakan ikhtiar terakhir pemerintah, selain menggencarkan sosialisasi melakukan pencegahan 3M yakni dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak serta pencegahan lainnya.

Namun butuh penanganan khusus untuk mensosialisasikan program vaksinasi di kalangan anak muda yang masih skeptis dan kritis dengan vaksinasi.

Sebagaimana dikutip Tribunnewsmaker dari Tribunnews.com dengan judul Stafsus Presiden Bongkar Cara Pemerintah Bidik Program Vaksinasi Covid-19 di Kalangan Milenial, Staf Khusus Presiden RI dari kalangan milenial, Billy Mambrasar tak menampik anak muda lebih kritis dan lebih banyak alasan.

Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19 dalam program vaksinasi massal secara gratis di Indonesia, di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (13/1/2021) pagi. Vaksin yang disuntikkan kepada Presiden Jokowi adalah vaksin CoronaVac buatan Sinovac Life Science Co Ltd yang bekerja sama dengan PT Bio Farma (Persero). Sebelum disuntik vaksin, Presiden Jokowi terlebih dahulu melakukan pendaftaran dan verifikasi data, serta penapisan kesehatan, antara lain pengukuran suhu tubuh dan tekanan darah. Vaksinasi tersebut menjadi titik awal pelaksanaan vaksinasi nasional di Indonesia sebagai salah satu upaya penanganan pandemi Covid-19. Tribunnews/HO/Biro Pers Setpres/Laily Rachev
Presiden Joko Widodo menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19 dalam program vaksinasi massal secara gratis di Indonesia, di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (13/1/2021) pagi. Vaksin yang disuntikkan kepada Presiden Jokowi adalah vaksin CoronaVac buatan Sinovac Life Science Co Ltd yang bekerja sama dengan PT Bio Farma (Persero). Sebelum disuntik vaksin, Presiden Jokowi terlebih dahulu melakukan pendaftaran dan verifikasi data, serta penapisan kesehatan, antara lain pengukuran suhu tubuh dan tekanan darah. Vaksinasi tersebut menjadi titik awal pelaksanaan vaksinasi nasional di Indonesia sebagai salah satu upaya penanganan pandemi Covid-19. Tribunnews/HO/Biro Pers Setpres/Laily Rachev (Tribunnews.com/ Biro Sekretariat Presiden RI/ Laily Rachev)

Artinya, jika alasan itu tidak logis dan tidak dapat diterima akal mereka, milenial merasa tidak perlu divaksin.

"Menurut mereka (milenial) jika tidak logis dan tidak acceptable mengapa saya harus (divaksin)," kata Billy saat diwawancara Radio Trijaya, Jumat (9/4/2021).

Oleh karena itu, dari sisi substantif pemerintah telah menyiapkan sejumlah cara untuk menggugah kepedulian dan partisipasi anak muda di program vaksinasi salah satunya dengan cara dialog.

Menurutnya dengan cara dialog dua arah atau memberikan ruang terbuka antara pemuda dan pemerintah.

"Kalo kami di pemerintah sudah mampu menerka pertanyaan-pertanyaan yang akan muncul di kepala mereka ketika kami mencoba menjelaskan tentang vaksin tersebut," katanya.

Baca juga: Satgas Penanganan Covid-19 Ungkap Perbedaan Kejadian Ikutan & Efek Samping Vaksinasi

Dari sisi metodologi, untuk milenial di wilayah urban sosialisasi dapat dilakukan lewat media mainstream seperti TV, radio, podcast, media online, maupun media sosial.

"Mungkin mereka lagi ngopi sore, atau lagi di mobil mendengarkan radio, informasi ini bisa tersampaikan dimana pemerintah bisa membuka diri secara langsung," katanya.

Catatan Redaksi:

Bersama kita lawan virus corona. Tribunnews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

(Tribunnews.com/Larasati Dyah Utami)

#PenangananCovid #Mudik #Vaksinasi #Milenial

Ikuti kami di
Editor: Candra Isriadhi
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved