Breaking News:

Ramadhan 2021

Apakah Menghirup Inhealer Bisa Membatalkan Puasa Ramadhan? Simak Penjelasan Lengkapnya

Bagi orang yang sedang sakit flu atau pilek, inhealer sering digunakan untuk meredakan flu tersebut. Menghirup inhealer saat berupasa, apakah boleh?

Freepik
Ilustrasi pria menghirup inhealer 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Apakah menghirup inhealer di siang hari di bulan Ramadhan bisa membatalkan puasa? Berikut penjelasannya.

Kondisi flu atau pilek yang membuat gangguan pada hidung seringkali menimbulkan rasa kurang nyaman bagi seseorang.

Bagi orang yang sedang sakit flu atau pilek, inhealer sering digunakan untuk meredakan flu tersebut.

Namun masalahny bagaimana jika orang yang menderita flu tersebut sedang berpuasa, haruskah tetap menggunakan inhealer untuk meredakan sakitnya?

Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Jawa Tengah, Wahid Ahmadi, menjelaskan menghirup inhelar saat berpuasa karena flu tidaklah membatalkan puasa.

Para ulama telah membahas hal ini dan menyatakan dalam kaitannya dengan inhealer ini, yang dihirup adalah berbentuk zatnya saja.

"Sudah banyak dibahas oleh ulama, jadi kalau kita hanya menghirup benda yang bentuknya zat saja, kayak uap misalnya ya, uap air, atau asap, itu masuk ke dalam mulut ke hidup tidak ada masalah," terang Wahid Ahmadi dalam program Tanya Ustaz Tribunnews.com.

Ia mencontohkan kasus lain seperti ketika menghirup asap rokok.

Ketika ada orang yang merokok, saat berada di sebelahnya dan asap tersebut terhirup, maka hal itu juga tidak ada masalah.

"Ada orang merokok misalnya, kita disebelahnya, kemudian asap rokoknya masuk ke rongga mulut kita atau hidung tidak ada masalah."

HALAMAN SELANJUTNYA >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved