Breaking News:

Bumbu Sate Maut yang Tewaskan Anak Driver Ojol di Bantul Positif Racun, Biasa Dipakai untuk Tikus

Setelah diselidiki, jenis racun yang terdapat dalam bumbu sate yang dimakan NFP ternyata mudah didapatkan.

Instagram
Anak driver ojol yang tewas setelah makan sate 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Polisi perlahan menguak kasus sate maut yang menewaskan bosah berusia 8 tahun berinisial NFP.

Setelah diselidiki, jenis racun yang terdapat dalam bumbu sate yang dimakan NFP ternyata mudah didapatkan.

Polisi mengatakan, racun tersebut sengaja dibubuhkan pada bumbu sate tersebut.

Kasus sate maut yang menewaskan bocah berusia 8 tahun NFP terus didalami pihak kepolisian.

Kasus yang semula ditangani oleh Polsek Sewon, kini dilimpahkan ke Polres Bantul.

Sejumlah langkah juga sudah dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian bocah malang itu.

Seperti mengirim sampel sate yang dimakan oleh korban ke Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Dari hasil pemeriksaan laboratorium, paket sate maut yang diberikan oleh seorang wanita muda tersebut positif mengandung racun jenis C.

Baca juga: Naba Tewas Setelah Makan Sate dari Wanita Misterius, Ciri Pemberi Kulit Putih Hingga Tinggi 160 CM

Baca juga: Terima Sate dari Wanita Misterius, Anak Driver Ojol di Yogya Muntah Lalu Meninggal, Istri Dirawat

Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Ngadi mengatakan, racun tersebut terdapat dalam bumbu kacang dari sate.

"(Hasil pemeriksaan laboratorium) sudah keluar hari ini, tetapi bentuk fisiknya belum kami terima. Hasilnya positif mengandung racun, jenisnya C. Ada di bumbunya,"katanya, Kamis (29/04/2021).

HALAMAN 2 >>>>>

Ikuti kami di
Editor: Salma Fenty Irlanda
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved