Breaking News:

Gadis Pemberi Sate Beracun Tak Pernah Curhat Soal Asmara, Perilaku di Rumah Dibongkar Sang Ayah

Maman (45) masih tak menyangka, putrinya terancam hukuman seumur hidup hingga hukuman mati setelah sengaja membubuhkan racun pada sate.

Istimewa
Nani Aprilliani Nurjaman terduga pemberi sate beracun sianida 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Pengakuan ayah NA, wanita yang bunuh bocah 10 tahun pakai racun sianida di Bantul.

Maman (45) masih tak menyangka, putrinya terancam hukuman seumur hidup hingga hukuman mati setelah sengaja membubuhkan racun pada sate.

Sayangnya, sate yang ditujukan untuk seseorang bernama Tomi ini justru menewaskan Naba, bocah tak berdosa yang merupakan anak driver ojol.

NA (25), warga asal Desa Buniwangi, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, kini harus berurusan dengan polisi.

Pasalnya, ia menjadi pelaku atas kematian anak pengemudi ojol di Bantul, Yogyakarta, setelah memakan sate beracun yang dikirimnya untuk seseorang.

Alih-alih diberikan ke sasaran yang tak lain mantan kekasihnya sebagai anggota polisi, makanan tersebut justru menjadi petaka bagi keluarga pengemudi ojol.

Baca juga: Berawal dari Salon, Ada Kisah Cinta Segitiga di Balik Kasus Sate Maut yang Tewaskan Bocah di Bantul

Baca juga: Pria Pemberi Saran Sate Maut di Bantul: Menaruh Hati ke NA, Tapi Cintanya Bertepuk Sebelah Tangan

NA pun kini terancam hukuman mati atau maksimal 20 tahun penjara.

Saat ditemui di Dusun Sukaasih, Desa Buniwangi, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, ayah NA, Maman (45), mengatakan bahwa anaknya memang masih berstatus gadis.

Maman tidak mengetahui perkara asmaranya selama ini, terutama dengan polisi yang disebut-sebut menjadi sasaran pengiriman sate beracun tersebut.

"Belum berkeluarga, masih sendiri. Masih gadis keneh," ujar Maman saat berbincang dengan Tribun, Selasa (4/5/2021).

Selain keluarganya tidak mengetahui kisah asmara yang sedang dijalani anaknya, NA dianggap merupakan sosok gadis yang tertutup.

Foto Akun Facebook yang diduga milik pelaku kasus sate beracun di Bantul, Yogyakarta
Foto Akun Facebook yang diduga milik pelaku kasus sate beracun di Bantul, Yogyakarta (Tangkapan ayar Faceb)

HALAMAN 2 >>>>>>>

Ikuti kami di
Editor: Salma Fenty Irlanda
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved