Breaking News:

Penanganan Covid

SISWA Diusulkan Divaksin dan Dites Covid-19, Dilakukan Sebelum Sekolah Tatap Muka Dimulai

Mendikbud Ristek Nadiem Makarim, mengatakan Pemerintah mengajak seluruh warga masyarakat menyukseskan program pendidikan tatap muka.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Siswa Sekolah Dasar Negeri 002 Ranai melakukan aktivitas belajar menggunakan masker di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Indonesia, Selasa (4/2/2020) 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim, mengatakan Pemerintah mengajak seluruh warga masyarakat menyukseskan program pendidikan tatap muka yang akan dilaksanakan secara perlahan sesuai kondisi masing-masing wilayah. 

Jangan sampai Indonesia makin terpuruk dalam akibat fenomena learning loss pada anak Indonesia.

Pemerintah didorong menaikkan rasa kepercayaan publik dengan sekolah tatap muka.

Misalnya dengan mendorong vaksinasi anak atau tes antigen/PCR untuk anak yang didanai oleh anggaran pendidikan.

Wakil Ketua Komisi X DPR dari PDIP, Agustina Wilujeng mengatakan bahwa salah satu masalah soal sekolah tatap muka adalah karena belum terbangunnya kepercayaan (trust). 

BELAJAR TATAP MUKA - Sejumlah siswa mengikuti pembelajaran tatap muka di SD N Pekunden Semarang, Jawa Tengah, Senin (26/4/21). Setidaknya ada tiga kelas yang mengikuti pembelajaran tatap muka yaitu kelas tiga, empat dan lima sedangkan untuk kelas enam ujian daring.
BELAJAR TATAP MUKA - Sejumlah siswa mengikuti pembelajaran tatap muka di SD N Pekunden Semarang, Jawa Tengah, Senin (26/4/21). Setidaknya ada tiga kelas yang mengikuti pembelajaran tatap muka yaitu kelas tiga, empat dan lima sedangkan untuk kelas enam ujian daring. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)

Sebab tak satupun tes antigen atau PCR yang dilakukan sebelum sekolah dibuka.

Masalahnya adalah di anggaran.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, saat menjadi presiden, sudah tegas mengeluarkan aturan soal 20 persen dana pendidikan dari APBN. 

Pada 2021, anggaran pendidikan itu sebesar Rp 550 triliun.

Dari angka itu, menurut Agustina, masih ada Rp 200 triliun yang mungkin bisa dialokasikan dulu untuk anak-anak sekolah tatap muka. 

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Candra Isriadhi
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved