Breaking News:

Penanganan Covid

Jenazah Covid Dijemput Paksa di Ponorogo, Keluarga Sebut Pasien Lamban Ditangani, Ini Kata Pihak RS

Satu jenazah seorang pria berumur 68 tahun dijemput paksa keluarganya dari RSUD Dr Harjono, Ponorogo.

Surya
Rekaman CCTV aksi pengambilan paksa jenazah Covid-19 dari RSUD Dr Harjono Ponorogo. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Peristiwa jemput paksa jenazah korban Covid-19 terjadi di Ponorogo Jawa Timur.

Satu jenazah seorang pria berumur 68 tahun dijemput paksa keluarganya dari RSUD Dr Harjono, Ponorogo.

Keluarga menganggap pihak rumah sakit lamban dalam penanganannya, namun hal itu dibantah oleh pihak RSUD Dr Harjono.

Direktur RSUD Dr Harjono, Made Jeren, menyayangkan aksi pengambilan jenazah pasien Covid-19 secara paksa pada Rabu (5/5/2021) dini hari.

Ia mengatakan, keluarga menolak jenazah tersebut dipulasara sebagaimana jenazah Covid-19.

Dan justru mengambil secara paksa tanpa mengindahkan protokol kesehatan.

Sebagaimana dikutip dari Surya Jenazah Korban Covid-19 di Ponorogo Diambil Paksa Keluarga, RSUD dr Harjono Beri Penjelasan Begini, Made menyebutkan, pasien laki-laki berumur 68 tahun tersebut pernah cek kesehatan ke poli pada tanggal 27 April dengan kelainan jantung.

Pasien asal Desa Lembah, Kecamatan Babadan tersebut disarankan untuk menjalani rawat inap.

"Pada waktu itu, kami melakukan rapid test antigen, hasilnya negatif," kata Made, Kamis (6/5/2021).

Setelah menjalani rawat inap beberapa hari, pada 1 Mei pasien tersebut keluar dan menjalani rawat jalan.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved