Breaking News:

Penanganan Covid

Ada 3 Varian Mutasi Covid-19 di Indonesia, Vaksinasi Disarankan untuk Dihentikan Sementara

Di Indonesia saja sudah ada tiga varian dimana dua di antaranya masuk kategori varian yang patut diwaspadai.

SHUTTERSTOCK via Kompas.com
Ilustrasi virus corona atau covid-19. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Varian mutasi virus covid-19 kini terus berkembang.

Di Indonesia saja sudah ada tiga varian dimana dua di antaranya masuk kategori varian yang patut diwaspadai.

Ketua Tim Riset Corona dan Formulasi Vaksin dari Prof Nidom Foundation (PNF), Prof dr Chairul Anwar Nidom mengatakan, mutasi virus covid-19 berkembang berdasarkan faktor kebiasaan masyarakat dan lingkungan.

Mutasi virus bisa berkembang berbeda antara satu wilayah atau negara.

"Kalau dilakukan di Indonesia saya yakin bahwa Indonesia akan lebih banyak mutasi," ujarnya saat dihubungi Tribun, Jumat (7/5/2021), sebagaimana dikutip dari Tribunnews Banyak Mutasi Virus Covid-19 di Indonesia, Pelaksanaan Vaksinasi Disarankan Dihentikan Sementara.

Menurutnya, tidak bisa dipungkiri mutasi virus sangat berpengaruh pada antibodi yang dihasilkan dari vaksinasi. Sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut pada vaksin-vaksin yang ada kini.

Baca juga: PEMUDIK Ngeyel! Nekat Pulang Kampung ke Solo, Kini Terpapar Covid-19, Terancam Lebaran di RS

Baca juga: Profesor Jepang Sebut Vaksin Pfizer & Moderna mRNA Sangat Efektif Kurangi Pandemi Covid-19, Terbukti

"Beberapa waktu yang lalu masih menganggap bahwa populasi virus Wuhan mendominasi ternyata hasilnya kurang memuaskan kemudian sekarang bergeser sudah berkurang variannya," terang Nidom.

Meski sulit diterapkan, ia pun menyarankan agar pelaksanaan vaksinasi di Indonesia dihentikan sementara, sambil melakukan evaluasi terhadap antibodi yang dihasilkan vaksin.

"Oleh karena itu lebih baik saya sarankan lebih baik dimoratorium saja vaksin. Artinya bahwa kita mengevaluasi pelaksanaan vaksinasi ini bukan mengejar hipotesis herd immunty, karena ternyata di India tidak terjadi," jelas Prof Nidom.

Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) telah mengklasifikasi jenis mutasi virus berdasarkan karakteristik yang ditimbulkan akibat mutasi.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved