Breaking News:

Penanganan Covid

Menlu Retno Marsudi Sebut Indonesia Mendukung Penghapusan Paten Vaksin Covid-19, Ini Alasannya

Ingin mendorong kapasitas produksi dunia terhadap vaksin, Retno Marsudi ungkap Indonesia dukung penghapusan paten vaksin Covid-19

Surya/Ahmad Zaimul Haq
Ilustrasi - contoh (dummy) vaksin covid saat simulasi vaksinasi Covid-19. Cek nama penerima Vaksin Covid-19 gratis tahap awal di pedulilindungi.id dengan NIK. Simak caranya. Surya/Ahmad Zaimul Haq 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Menteri Luar Negeri Indonesia (Menlu RI) Retno Marsudi mengatakan, Indonesia mendukung penghapusan paten vaksin Covid-19 guna mendorong kapasitas produksi dunia terhadap vaksin.

Hal itu disebut Retno sebagai bentuk upaya kolaborasi dunia untuk meratakan jalan setara vaksin Covid-19 bagi semua.

"Indonesia sangat memahami bahwa upaya untuk memenuhi komitmen kesetaraan akses vaksin bagi semua negara tidaklah mudah," ujarnya saat memberikan keterangan pers virtual seperti yang disiarkan youtube Sekretariat Presiden Sabtu (8/5/2021) seperti yang Tribunnewsmaker kutip dari Tribunnews dengan judul Menlu Retno Sebut Indonesia Dukung Upaya Penghapusan Paten Vaksin Covid-19.

Menurut mantan dubes RI untuk Belanda ini usaha keras terus dilakukan oleh COVAX facility yang didukung oleh GAVI, WHO, CEPI dan bermitra dengan UNICEF bagi pemenuhan kebutuhan vaksin setara bagi semua negara.

"Kita apresiasi upaya tersebut. Dari sejak awal pandemi secara konsisten, Indonesia terus menyuarakan akses vaksin yang setara bagi semua," ungkap Retno.

Nantinya Retno menjelaskan, pada 17 Mei 2021 COVAX AMC Engagement Group kembali akan bertemu untuk membahas situasi terkini upaya pemenuhan vaksin setara untuk semua negara.

"Bersama dengan Menteri Kesehatan Ethiopia dan Menteri Pembangunan Internasional Kanada saya akan memimpin Pertemuan COVAX AMC Engagement Group," ujar dia.

Baca juga: KUNCI JAWABAN Tema 9 Kelas 4, Akibatnya Jika Manusia Tak Melaksanakan Kewajiban Terhadap Lingkungan

Baca juga: KUNCI JAWABAN Tema 9 Kelas 4 SD Subtema 3 Hal 145-150, Apa Penyebab & Bagaimana Terjadinya Banjir?

Indonesia kembali menerima batch ke-3 vaksin dari jalur multilateral, yaitu dari covax facility. Jumlah vaksin AstraZeneca dalam bentuk vaksin jadi yang tiba pada pagi ini, Sabtu (8/5/2021) adalah sebesar 1.389.600 dosis.
Indonesia kembali menerima batch ke-3 vaksin dari jalur multilateral, yaitu dari covax facility. Jumlah vaksin AstraZeneca dalam bentuk vaksin jadi yang tiba pada pagi ini, Sabtu (8/5/2021) adalah sebesar 1.389.600 dosis. (istimewa)

*47 Persen Kasus Covid-19 Terjadi di Asia Tenggara*

Retno memaparkan, per Jumat (7/5/2021), jumlah kasus positif dunia sudah melebihi 157 juta kasus, dengan angka kematian lebih dari 3,2 juta orang.

Dari laporan mingguan WHO mengenai situasi epidemiologi global COVID-19 di minggu lalu atau sampai 2 Mei 2021, disebutkan jumlah kasus global dalam dua minggu terakhir melebihi jumlah kasus selama enam bulan pertama pandemi.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Talitha Desena
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved