Breaking News:

Penanganan Covid

Menlu Retno Marsudi Sebut Indonesia Mendukung Penghapusan Paten Vaksin Covid-19, Ini Alasannya

Ingin mendorong kapasitas produksi dunia terhadap vaksin, Retno Marsudi ungkap Indonesia dukung penghapusan paten vaksin Covid-19

Surya/Ahmad Zaimul Haq
Ilustrasi - contoh (dummy) vaksin covid saat simulasi vaksinasi Covid-19. Cek nama penerima Vaksin Covid-19 gratis tahap awal di pedulilindungi.id dengan NIK. Simak caranya. Surya/Ahmad Zaimul Haq 

Jumlahnya sangat tinggi, dengan lebih dari 5,7 juta kasus per minggunya.

Anggota staf medis yang mengenakan APD membawa jenazah pasien Covid-19 di sebuah rumah sakit di Amritsar, India pada 24 April 2021.
Anggota staf medis yang mengenakan APD membawa jenazah pasien Covid-19 di sebuah rumah sakit di Amritsar, India pada 24 April 2021. (Narinder NANU / AFP)

Kawasan Asia Tenggara, yang dalam terminologi WHO terdiri dari negara India, Indonesia, Nepal, Bangladesh, Sri Lanka, Thailand, Maldives, Timor Leste, Myanmar dan Bhutan, mengalami kenaikan kasus tertinggi, yaitu 19%, dilihat dalam kurun waktu seminggu sampai 2 Mei 2021.

Dengan kenaikan kasus baru ini, maka kasus baru Asia Tenggara merupakan 47% dari kasus baru dunia selama kurun waktu tersebut

"Kenaikan cukup tinggi ini terutama terjadi di India. Kondisi ini penting menjadi pengingat kita semua bahwa penyebaran virus ini masih terjadi dimana-mana. Kita harus terus waspada,"pesannya.

(Tribunnews/Rina Ayu Panca Rini)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menlu Retno Sebut Indonesia Dukung Upaya Penghapusan Paten Vaksin Covid-19

#covid19 # viruscorona #vaksin

Catatan Redaksi:

Bersama-kita lawan virus corona. Tribunnews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Ikuti kami di
Editor: Talitha Desena
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved