Breaking News:

Keutamaan Puasa Syawal, Haruskah Dilakukan 6 Hari Berturut-turut? Jangan Dilakukan di Tanggal Ini!

Berikut penjelasan Buya Yahya mengenai pelaksanaan Puasa Syawal dan keutamaannya, jangan dilakukan di tanggal ini!

Editor: ninda iswara
Instagram @rumahkhodee
Ilustrasi Puasa Syawal 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Berikut penjelasan Buya Yahya mengenai pelaksanaan Puasa Syawal dan keutamaannya, jangan dilakukan di tanggal ini!

Puasa syawal biasa dikerjakan umat muslim setelah selesai menunaikan puasa Ramadhan

Puasa syawal merupakan puasa sunah yang dikerjakan selama 6 hari di bulan Syawal.

Orang yang berpuasa selama 6 hari di bulan Syawal setara dengan berpuasa selama setahun penuh.

Perintah melakukan puasa syawal disebutkan dalam hadits Abu Ayyub Al-Anshari r.a., Nabi Saw bersabda :

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh.” (HR. Muslim, no. 1164).

Seperti disebutkan dalam hadits tersebut, puasa syawal dilakukan selama 6 hari di bulan syawal.

Baca juga: H-3 Lebaran, Ini Niat Puasa Syawal, Ditunaikan Selama 6 Hari Setelah Idul Fitri, Sangat Dianjurkan

Baca juga: Puasa Syawal Boleh Dijeda, Tidak Harus 6 Hari Berturut-turut Setelah Idul Fitri, Simak Tata Caranya

Lalu, haruskah puasa ini dikerjakan secara berturut selama 6 hari, seperti pengerjaan puasa di bulan Ramadhan?

Dilansir TribunJakarta dari Bangkapos, dalam video berjudul Bolehkah Puasa Sunah Syawal Tidak Beurutan yang diunggah oleh kanal youtube Al-Bahjah Tv pada tanggal 9 April 2019, Buya Yahya sempat memberikan penjelasan terkait persoalan itu.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved