Mulai Bisnis Bareng Pasangan? Ini 3 Tips dari Konsultan Keuangan, Pentingnya Financial Check Up!
Simak tiga tips dari konsultan keuangan saat ingin menjajal bisnis bareng pasangan, pentingnya komunikasi dan financial check up!
Editor: ninda iswara
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Simak tiga tips dari konsultan keuangan saat ingin menjajal bisnis bareng pasangan, pentingnya komunikasi dan financial check up!
Kawan Puan, memulai bisnis bareng pasangan bisa dibilang susah-susah gampang.
Sebab sering kali orang tercampur antara peran sebagai pasangan suami-istri dan partner di dalam membangun bisnis.
Apalagi di masa pandemi seperti ini, bisnis bareng pasangan menjadi salah satu cara untuk menambah pemasukan rumah tangga.
Lalu bagaimana caranya agar bisnis bareng pasangan ini bisa berjalan lancar dan hubungan suami istri tetap harmonis?
Financial Consultant sekaligus Founder dari Integrita Financial, Ghita Argasasmita berbagi tips bangun bisnis bareng pasangan.
Apa saja? Mari simak sama-sama!
Baca juga: 10 CARA & TIPS Goyang Shopee Biar Dapat Koin Banyak, Pastikan Genggaman Tangan yang Kuat
Baca juga: Khatam Al Quran dalam Waktu 30 Hari? Ini Tipsnya, serta Ada 7 Keutamaan Baca Al Quran di Ramadhan
Komunikasi adalah hal utama
Sama halnya dengan hubungan, ketika ingin membangun bisnis bareng pasangan itu mengutamakan komunikasi sebagai partner.
“Saat suami istri ingin sama-sama membangun bisnis dari awal, yang perlu disiapkan adalah komunikasinya. Karena bisnis itu kan harus banyak logisnya, terkait pengambilan keputusan-keputusan keuangan nanti.”
Kawan Puan, komunikasi juga memegang peran penting dalam pengembangan bisnis.
Sebagaimana TribunNewsmaker.com kutip dari Tribunnews.com berjudul : Wajib Coba, Ini 3 Tips Konsultan Keuangan saat Mulai Bisnis Bareng Pasangan, sebab ada banyak kasus bisnis gagal berkembang, karena suami dan istri tidak bisa melakukan komunikasi dengan baik.
“Selain itu perlu adanya konsensus terkait siapa yang memimpin, siapa yang ambil keputusan, sampai gimana nanti kalau ada perbedaan pendapat."
"Sebab jika tidak dikomunikasikan dulu, sering kali tercampur antara komunikasi sebagai pasangan dan sebagai partner bisnis,” terang Ghita.
Melakukan financial check up
Selain komunikasi, melakukan financial check up keuangan bersama juga penting banget lo, Kawan Puan!
“Jangan tiba-tiba langsung (menyimpulkan) Oh ini bakal nambah penghasilan nih kalau mulai bisnis. Padahal belum tahu strength and weakness point keuangan gimana,” terang Ghita.
Misalnya, ketika sudah memilih satu bidang bisnis perlu benar-benar dipastikan soal dana yang akan digunakan untuk modal dan dana yang digunakan sebagai dana darurat keluarga.
Sebab penggunaan dana darurat keluarga untuk modal bisnis itu tidak boleh dilakukan, karena bisnis sendiri dipandang setara dengan investasi jika dipandang dari risikonya.
Baca juga: 7 Tips Ngabuburit Anti Bosen di Ramadhan 1442 H, Tadarus Al Quran hingga Olahraga
Baca juga: Tips agar Tak Loyo saat Puasa, Coba Konsumsi 6 Makanan Ini Waktu Sahur: Brokoli hingga Alpukat
Memisahkan rekening itu penting!
Sama seperti pasa situasi suami yang ingin membantu bisnis istri, ketika suami istri ingin membangun bisnis dari awal tetap perlu memisahkan rekening rumah tangga dengan rekening bisnis.
Sehingga cashflow di kebutuhan rumah tangga dan di bisnis tidak tercampur dan bisa dibedakan.
Itulah 3 tips yang bisa Kawan Puan dan suami terapkan ketika ingin membangun bisnis bareng pasangan.
Semoga tulisan ini bisa bantu Kawan Puan dan suami ya!
Tips pakai masker yang benar
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengatakan penggunaan masker yang benar bisa meningkatkan efektivitas pencegahan penularan Covid-19.
Hal tersebut disampaikannya dalam konferensi pers yang ditayangkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Kamis (18/2/2021).
"Penggunaan masker yang benar sangat penting untuk meningkatkan efektivitas masker dalam mencegah penularan Covid-19," kata Wiku dalam konferensi pers, seperti yang TribunNewsmaker.com kutip dari Tribunnews.com berjudul : Tips Pakai Masker yang Benar dari Satgas Covid-19, Bisa Tingkatkan Pencegahan Penularan Corona
Wiku menambahkan, penggunaan masker yang benar dan konsisten adalah langkah penting yang dapat dilakukan setiap orang untuk mengurangi risiko tertular Covid-19.
Masker bekerja paling baik saat semua orang memakainya.
Namun tidak semua masker memberikan perlindungan yang sama.
Cara Memilih Masker
Diketahui terdapat berbagai jenis masker yang digunakan untuk mencegah penularan.
Di antaranya masker kain, masker medis, dan masker KN95.
Dalam memilih masker ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelumnya, di antaranya:
- Kecocokan masker;
- Seberapa baik masker menyaring udara;
- Berapa banyak lapisan masker yang dimiliki.
Tata Cara Penggunaan Masker yang Benar Menurut Satgas Covid-19
Seiring dengan perkembangan Covid-19 di seluruh dunia, penelitian dan kajian terkait jenis-jenis masker, cara penggunaan masker, serta efektivitas masker terus dilakukan.
Menurut Wiku, Centers for Disease Control (CDC) telah memperbaharui informasi tentang cara meningkatkan efektivitas penggunaan masker.
"Pada tanggal 13 Februari lalu, CDC di Amerika memperbaharui artikel di website resminya, terkait cara-cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas penggunaan masker," terang Wiku.
Cara yang benar menggunakan masker menurut Satgas Covid-19 berdasarkan informasi dari CDC:
- Hindari menggunakan masker yang memiliki katup udara, karena dapat menjadi celah masuknya virus.
- Gunakan masker yang terdapat nose wire atau kawat pada bagian hidung. Agar masker dapat menyesuaikan bentuk hidung dan mencegah celah masuknya virus.
- Gunakan penyangga masker yang elastis untuk meminimalisir celah udara.
- Mengikat karet telinga dan melipat masker apabila masker lebih besar dari ukuran wajah.
- Jangan gunakan dua masker medis disaat yang bersamaan, karena menggabungkan dua masker medis, tak dapat meningkatkan filtrasi virus.
- Jangan mendobel masker KN95 dengan masker lain. Makser jenis ini cukup digunakan secara tunggal.
- Untuk meningkatkan filtrasi virus, disarankan gunakan masker medis berlapis kain atau masker medis saja.
Penelitian tentang Kombinasi Masker Kain dan Masker Medis
Wiku menjelaskan terdapat penelitian yang menemukan kombinasi masker dapat memberikan perlindungan yang lebih baik.
Namun, kombinasi masker ini harus sesuai dan tepat.
Yang paling disarankan untuk digunakan sebagai kombinasi adalah masker kain dan masker medis.
"Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan di laboratorium menemukan bahwa kombinasi masker ganda ini memberikan perlindungan yang jauh lebih baik."
"Dibandingkan dengan hanya memakai masker kain saja atau masker medis saja," ujar Wiku.
Penggunaan Masker Harus Konsisten
Selain dengan cara yang benar, Wiku menyarankan penggunaan masker harus digunakan secara konsisten.
Hendaknya digunakan di tempat umum ketika bertemu dengan orang lain.
Terlebih orang asing yang tidak tinggal serumah.
Saat merawat pasien Covid-19 juga diharuskan untuk menggunakan masker agar tidak tertular.
Wiku berharap dengan kepatuhan memakai masker yang semakin meningkat, harapannya dapat menurunkan angka penularan di masyarakat.
Sehingga kasus positif Covid-19 dapat segera turun hingga tidak ada sama sekali.
(Tribunnews.com/Faryyanida Putwiliani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/ilustrasi-zodiak-pasangan.jpg)