Breaking News:

Penanganan Covid

Hasil Kajian Kemenkes Soal Vaksin Sinovac, Efektif Cegah Kematian hingga 98 Persen pada Nakes di DKI

pemberian vaksinasi dosia lengkap secara signifikan dapat menurunkan risiko dan mencegah Covid-19 bergejala hingga hari ke 63.

Tribunnews/Jeprima
Suasana pemberian vaksin Covid-19 Sinovac dosis pertama kepada sejumlah tenaga kesehatan (nakes) secara massal di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (4/2/2021). Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar vaksinasi Covid-19 massal dengan menargetkan 6.000 orang tenaga kesehatan yang bertugas pada fasilitas kesehatan pemerintah dan swasta di DKI Jakarta. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kementerian Kesehatan mengungkap efektifitas vaksin Covid-19 Sinovac.

Berdasarkan hasil kajian terbaru yang dilakukan Kemenkes, menunjukkan seseorang yang menerima vaksinasi Sinovac dosis lengkap sangat efektif menurunkan risiko terkena kembali, mendapat perawatan, atau kematian karena terpapar Covid-19 hingga 98 persen.

Hal itu disampaikan Ketua Tim Peneliti Survei Efektivitas Vaksin Sinovac Kemenkes Pandji Dhewantara dalam konferensi pers virtual Kemenkes, Rabu (12/5/2021).

Ia menerangkan, pemberian vaksinasi dosia lengkap secara signifikan dapat menurunkan risiko dan mencegah Covid-19 bergejala hingga hari ke 63.

"Bisa mengurangi risiko dan mengurangi 94 persen Covid-19 bergejala pada individu yang menerima vaksinasi penuh atau 2 dosis," kata Panji.

Baca juga: PANDUAN LENGKAP Takbiran & Salat Idul Fitri saat Pandemi Covid-19, Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Baca juga: Contoh Naskah Khotbah Idul Fitri 1442 H, Hari Kemenangan di Masa Pandemi Covid-19, Ini Panduannya

Selain itu, vaksinasi dua dosis dengan Sinovac dapat menurunkan risiko atau mencegah perawatan karena Covid-19 sebesar 96 persen serta risiko fatal atau kematian karena Covid-19 sampai 98 persen.

Jika dibandingkan dengan pada individu yang baru menerima dosis pertama.

Sebagaimana dikutip dari Tribunnews Kajian Terbaru Kemenkes: Vaksin Sinovac Efektif Cegah Kematian Hingga 98 Persen Pada Nakes di DKI, penerima dosis pertama masih berisiko terkena atau terinfeksi Covid-19 bergejala itu jauh lebih besar, di mana hanya akan menurunkan sekitar 13 persen risiko bergejala Covid-19.

"Vaksinasi sangat penting untuk melindungi diri dari tiga risiko, yaitu menurunkan risiko terkena kembali Covid-19, mendapatkan perawatan karena terpapar corona, atau risiko kematian," ungkap Panji.

Kajian Dilakukan pada Tenaga Kesehatan di Wilayah DKI Jakarta

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved