Breaking News:

Lebaran 2021

TATA CARA Takbiran Idul Fitri, Lengkap Bacaan Takbir Panjang & Pendek, Bahasa Arab, Latin serta Arti

Inilah tata cara takbiran Idul Fitri lengkap bacaan lafal panjang dan pendeknya, dalam bahasa Arab, latin dan artinya.

Tribun Sumsel
Takbiran untuk malam lebaran Idul Fitri. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Inilah tata cara takbiran Idul Fitri lengkap bacaan lafal panjang dan pendeknya dalam bahasa Arab, latin dan artinya.

Di penghujung Ramadhan dan memasuki hari raya Idul Fitri 1 Syawal, umat muslim dianjurkan untuk banyak berzikir mengagungkan Allah.

Satu caranya yakni dengan menggemakan bacaan takbir 'Allahu Akbar', sebagaimana ini juga merupakan bentuk syukur atas nikmat yang diberikan kepada Allah.

Pemerintah Indonesia telah mengimbau agar masyarakat tidak melakukan takbir keliling di malam idul fitri.

Hal ini untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kerumunan, mengingat pandemi virus corona masih terjadi.

Disisi lain, untuk takbiran di masjid juga diimbau dilakukan secara terbatas maksimal 10% dari kapasitas masjid dan musala, dengan memperhatikan standar protokol kesehatan COVID-19.

Bagi masyarakat yang tidak bisa datang ke masjid untuk takbiran ataupun juga melakukan shalat ied di rumah, bisa mengumandangkan takbir bersama keluarga di rumah.

Sebagaimana dikutip Tribunnewsmaker.com dari Tribunnew Tata Cara Takbiran Idul Fitri, Lengkap dengan Lafal Bacaan Takbir beserta Artinya, berikut ketentuan takbiran dari Kemenag dalam Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 M di saat Pandemi Covid.

Baca juga: Bacaan Doa Akhir Ramadhan dan Takbiran Malam Idul Fitri Pendek dan Panjang, Lengkap Latin dan Arab

Baca juga: Panduan Takbiran dan Salat Idul Fitri Saat Pandemi, Boleh Dilakukan di RT yang Zona kuning & Hijau

1. Malam takbiran menyambut Hari Raya Idul Fitri dalam rangka mengsagungkan asma Allah sesuai yang diperintahkan agama, pada prinsipnya dapat dilaksanakan di semua masjid dan musala, dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Dilaksanakan secara terbatas, maksimal 10 persen dari kapasitas masjid dan musala, dengan memperhatikan standar protokol kesehatan Covid-19 secara ketat, seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved