Breaking News:

Penanganan Covid

Aturan Berlebaran di Kawasan Zona Merah dan Oranye, Dihimbau Tidak Mengunjungi Fasilitas Umum

Berikut ini beberapa himbauan merayakan hari raya Idul Fitri 2021 di kawasan zona merah dan oranye

GRAFIS TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ENRO
Ucapan selamat Idul Fitri 2021 atau 1442 H. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan meski berada di zona merah (risiko tinggi) dan zona oranye (risiko sedang), masyarakat masih bisa berlebaran dengan aman dan nyaman dengan cara, mengikuti anjuran dari pemerintah.

Hal itu disampaikan Wiku dalam Konferensi pers virtual yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Rabu, (12/5/2021) Seperti yang dikutip dari Tribun Pontianak dengan judul Berlebaran Aman di Zona Merah dan Oranye, Simak Imbauan Satgas Covid-19.

"Untuk masyarakat yang berada di zona merah dan oranye, akan diberlakukan beberapa himbauan yang sifatnya cukup ketat. Mengingat risiko penularan Covid-19 yang cukup tinggi," kata Wiku. 

Pertama, masyarakat diperbolehkan melaksanakan salat serta seluruh rukunnya di rumah dengan cara berjamaah. Sebaliknya salat berjamaah di masjid tidak diperbolehkan. 

Kedua, tradisi silaturahmi diperbolehkan secara virtual. Tidak diperbolehkan silaturahmi seperti bersalaman atau berpelukan. "Manfaatkanlah teknologi yang ada untuk silaturahmi virtual. Pemberian bingkisan bisa melalui metode paket atau transfer," kata Wiku.

Ketiga, masyarakat yang berkegiatan dihimbau tidak mengunjungi fasilitas umum dengan alternatif melakukan kegiatan tamasya atau berbelanja secara online. Dan tidak diperbolehkan bagi penyelenggara fasilitas umum dan masyarakat membuka sektor fasilitas umum. 

Para kepala daerah setempat juga diingatkan menjadi teladan bagi masyarakat. "Jangan sampai ada kepala daerah yang menjadi batu sandungan karena melanggar protokol kesehatan," tutur Wiku. 

Baca juga: Hasil Kajian Kemenkes Soal Vaksin Sinovac, Efektif Cegah Kematian hingga 98 Persen pada Nakes di DKI

Baca juga: PANDUAN LENGKAP Takbiran & Salat Idul Fitri saat Pandemi Covid-19, Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Ilustrasi virus corona atau covid-19.
Ilustrasi virus corona atau covid-19. (SHUTTERSTOCK via Kompas.com)
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. (Tim Komunikasi Komite Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional)

Meskipun anjuran ini dirasa tidak ideal, namun ini bentuk pencegahan yang merupakan bagian penting mempercepat penyelesaian pandemi Covid-19 di Indonesia. Covid-19 bisa berhenti penularannya dengan adanya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

Selain kedua zona tersebut, Satgas juga memberikan anjuran bagi masyarakat yang tinggal di zona kuning (rendah) dan zona hijau (tidak ada kasus baru/tidak terdampak). 

Diantaranya, salat Ied berjamaah dihadiri maksimal 50% kapasitas, dilengkapi alat kelengkapan suhu, jemaah memakai masker selama shalat.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Talitha Desena
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved