Breaking News:

'Kami Tak Bisa Bergerak!' Tangis Warga Palestina, Diserang Israel, Sebut Mencekam Seperti Film Horor

Pasukan Israel menggunakan gas air mata, peluru karet, dan tembakan langsung, saat warga Palestina melemparkan bom bensin.

AFP PHOTO/MAHMUD HAMS
Muslim Palestina ketika melakukan Shalat Idul Fitri di luar bangunan yang hancur terkena serangan udara Israel di kawasan Beit Lahia, Gaza, pada 13 Mei 2021. Angkatan udara Israel menyatakan melakukan sejumlah serangan untuk menggempur Hamas, faksi Palestina yang menguasai Gaza. 

Ada pertempuran yang sedang berlangsung antara tentara Israel dan pemuda Palestina, yang tampak baru berani dengan kejadian minggu lalu, kata editor urusan Arab BBC, Sebastian Usher.

Sementara itu, ada protes di perbatasan Yordania dan Lebanon dengan Israel, untuk mendukung Palestina, pada hari Jumat.

Seorang pria tewas setelah terkena tembakan peluru Israel saat memprotes, media pemerintah di Lebanon melaporkan.

Militer Israel mengatakan pihaknya melakukan operasi semalam untuk menghancurkan jaringan terowongan Hamas yang dijuluki "metro", tetapi tidak ada pasukan yang memasuki Gaza.

Ia menambahkan bahwa selama Kamis malam dan Jumat pagi, 220 proyektil lebih banyak ditembakkan dari Jalur Gaza.

Di Israel selatan, seorang wanita berusia 87 tahun tewas setelah jatuh dalam perjalanan ke tempat perlindungan bom di dekat Ashdod.

Daerah lain termasuk Ashkelon, Beersheba dan Yavne juga menjadi sasaran.

Kementerian kesehatan Gaza mengatakan 31 anak termasuk di antara mereka yang tewas sejak pertempuran dimulai, dan banyak warga sipil lainnya telah meninggal.

Sebanyak 950 warga Gaza lainnya juga terluka. Israel mengatakan lusinan dari mereka yang tewas di Gaza adalah militan, dan beberapa kematian disebabkan oleh roket yang salah tembak dari Gaza.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved