Breaking News:

INGAT Harmoko? Karir Sebagai Menteri Orde Baru Cemerlang, Berani Desak Presiden Soeharto Mundur

Ingat Harmoko? Menteri dengan karir cemerlang di era Orde Baru, sangat dekat Presiden Soeharto, dan berani mendesak Pak Harto mengundurkan diri.

Kompas.com/ JB Suratno/ Wikipedia
Sosok Harmoko (kiri), mantan Ketua DPR/MPR RI yang meminta Presiden Soeharto (kanan) mundur dari jabatan Presiden 1998. 

Hal tak terduga terjadi tanggal 18 Mei 1998. Harmoko mengeluarkan keterangan pers dan meminta supaya Presiden Soeharto mundur.

“Demi persatuan dan kesatuan Bangsa pimpinan DPR baik Ketua maupun Wakil Ketua, mengharapkan presiden Soeharto mengundurkan diri secara arif dan bijaksana,” ucap Harmoko.

Hal tersebut yang membuat ketegangan antara keluarga Cendana Soeharto dan Harmoko.

Mereka pun tidak pernah bertatap muka lagi hingga tahun 2008, Harmoko menjenguk Soeharto di RSPP dan menjadi pertemuan yang terakhir sebelum Soeharto meninggal.

Setelah tumbangnya Orde Baru (Orba) dan lahirnya Era Reformasi nama Harmoko tak muncul lagi dalam aktivitas politik.

Tak lama muncul, Harmoko mulai aktif kembali dengan dunia lamanya yakni tulis menulis.

Harmoko sesekali menulis di kolom Ngopi Pos Kota. Pada tahun 2016, Harmoko mengalami penurunan kesehatan karena kerusakan saraf motorik otak belakang.

Harmoko berjuang untuk memulihkan kesehatannya yang memasuki usianya ke-77 tahun.

Jejak karir Harmoko:

Wartawan dan Kartunis Harian Merdeka (1960)

Wartawan Harian Angkatan Bersenjata (1964)

Wartawan Harian API (1965)

Pemred Harian Merdiko (1965)

Pendiri Harian Pos Kota (1970)

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved