Breaking News:

Konflik Israel vs Palestina

Pilunya Warga Palestina Kehilangan Pendidikan, 50 Sekolah Rusak Dibom Israel, Serangan Tiada Henti

Serangan Israel di jalur Gaza tiada henti hingga merusak puluhan bangunan sekolah.

AFP PHOTO/MOHAMMED ABED via KOMPAS.COM
Asap mengepul dari gedung Hanadi di Gaza City pasca serangan udara yang dilakukan pasukan Israel pada 11 Mei 2021. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Serangan Israel di jalur Gaza tiada henti hingga merusak puluhan bangunan sekolah.

Pengeboman Israel telah merusak 50 sekolah di seluruh Jalur Gaza yang terkepung dalam seminggu terakhir.

Melansir middleeasteye.net, menurut Save the Children, serangan Israel juga menyebabkan ribuan warga Palestina kehilangan pendidikan.

LSM tersebut mengatakan kerusakan berdampak pada 41.897 anak-anak di Gaza.

Masih Terus Digempur, Korban Tewas Akibat Serangan Israel di Gaza Bertambah Jadi 103 Orang
Ilustrasi Israel Serang Jalur Gaza.( Foto: Anadolu Agency)

Sebagaimana dikutip Tribunnewsmaker.com dari Tribunnews Israel Serang Jalur Gaza: 50 Sekolah Rusak Akibat Pengeboman Israel, Sekolah-sekolah terpaksa ditutup dan digunakan sebagai tempat penampungan karena serangan udara Israel berlangsung tiada henti.

Di Israel selatan, sekolah juga ditutup, Save the Children mengatakan bahwa tiga telah rusak oleh roket yang ditembakkan dari Gaza.

"Kebenaran yang sangat brutal yakni tidak ada anak yang tertinggal tanpa cedera, dan berkali-kali, kami melihat bahwa kehidupan anak-anak adalah yang paling terpukul oleh konflik," kata Jason Lee dari Save the Children di wilayah Palestina yang diduduki.

Baca juga: Israel Makin Brutal di Jalur Gaza, Pemimpin Hamas Surati Jokowi: Tolong Bertindak, Stop Teror Israel

Baca juga: Al Jazeera Siarkan Video Burung Gagak Sobek-sobek Bendera Israel, WNI di Gaza: Tanda Kebesaran Allah

Pengunjuk rasa Palestina berlindung dari pasukan keamanan Israel di tengah bentrokan di dekat pemukiman Beit El dan Ramallah di Tepi Barat yang diduduki, pada 18 Mei 2021. Serangan udara besar dan tembakan roket dalam konflik Israel-Gaza merenggut lebih banyak nyawa di kedua sisi sebagai ketegangan. berkobar dalam protes
Ilustrasi. Pengunjuk rasa Palestina berlindung dari pasukan keamanan Israel di tengah bentrokan di dekat pemukiman Beit El dan Ramallah di Tepi Barat yang diduduki, pada 18 Mei 2021. Serangan udara besar dan tembakan roket dalam konflik Israel-Gaza merenggut lebih banyak nyawa di kedua sisi sebagai ketegangan. berkobar dalam protes "hari kemarahan" Palestina di Yerusalem dan Tepi Barat yang diduduki. (ABBAS MOMANI / AFP)

Pejabat di kementerian kesehatan Gaza mengatakan serangan Israel telah menewaskan sedikitnya 219 orang, termasuk 63 anak-anak dan 36 wanita, sejak kampanye pemboman dimulai pada 10 Mei.

Lalu, 12 orang telah tewas di pihak Israel.

Di Gaza, 450 anak juga terluka, dengan satu dari 15 sekolah di dalam kantong yang dikepung terkena pemboman Israel.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved