Breaking News:

Konflik Israel vs Palestina

Senjata Israel Dikenal Lebih Canggih dari Hamas, 5 Negara Ini Jadi Pemasoknya, Ada Amerika Serikat

Persenjataan milik Israel dikenal lebih canggih dibanding dengan Hamas, berikut negara dan perusahaan pemasok alutsista bagi negara Yahudi ini.

AFP PHOTO / JACK GUEZ
Tentara-tentara Israel dari skuadron tank memeriksa senjata masing-masing di sebuah area penugasan angkatan darat Israel di dekat perbatasan Israel-Jalur Gaza, Senin (19/11/2012). 

Kemudian, perusahaan Renk AG membantu melengkapi tank Merkava Israel.

Kanselir Jerman, Angela Merkel, pada Senin lalu menyuarakan solidaritas untuk Israel saat melakukan telepon dengan PM Netanyahu.

Menurut juru bicaranya, Merkel menegaskan "hak untuk mempertahankan diri" Israel terhadap serangan roket dari Hamas.

3. Italia

Italia berkontribusi sebanyak 5,6 persen bagi koleksi persenjataan Israel antara 2009-2020 menurut data Sipri.

Dari 2013-2017, Italia mengirimkan senjata senilai USD 581 juta ke Israel, menurut CAAT.

Italia mengkritik Israel soal penggusuran pemukiman di Sheikh Jarrah, tetapi tetap mengekspor senjata pada negara itu.

Pada Jumat lalu, pekerja pelabuhan di Livorno menolak memuat kapal yang membawa senjata ke pelabuhan Ashdod di Israel, setelah diberitahu LSM Italia The Weapon Watch tentang isi muatannya.

"Pelabuhan Livorno tidak akan menjadi kaki tangan dalam pembantaian rakyat Palestina," pernyataan L’Unione Sindacale di Base (USB).

CAAT mencatat, perusahaan AgustaWestland membuat komponen untuk helikopter Apache yang digunakan oleh Israel.

4. Inggris

Meski tidak ada data dalam beberapa tahun terakhir ini, Sipri mencatat bahwa Inggris melisensikan senjata senilai 400 poundsterling (sekira Rp8,1 triliun) sejak 2015.

CAAT menyerukan Inggris mengakhiri penjualan senjata dan dukungan militer kepada pasukan Israel.

Pihaknya juga meminta penyelidikan apakah senjata dari Inggris digunakan untuk menyerang Gaza.

Perusahaan Inggris yang memasok senjata ke Israel antara lain: BAE Systems, Atlas Elektronik UK, MPE, Meggitt, Penny + Giles Controls, Redmayne Engineering, Senior PLC, Land Rover, dan G4S.

Gambar ini diambil dari Sderot di Israel selatan di perbatasan dengan Jalur Gaza, menunjukkan roket yang ditembakkan dari sistem pertahanan rudal Iron Dome Israel, pada 13 Mei 2021. Meskipun ada kekhawatiran global dan upaya diplomatik untuk menghentikan kekerasan yang terus meningkat, ratusan roket merobeknya. langit di atas Jalur Gaza semalam dan angkatan udara Israel melancarkan beberapa serangan dengan jet tempur, menargetkan apa yang digambarkannya sebagai lokasi yang terkait dengan Hamas, gerakan Islam yang mengontrol Gaza.
Gambar ini diambil dari Sderot di Israel selatan di perbatasan dengan Jalur Gaza, menunjukkan roket yang ditembakkan dari sistem pertahanan rudal Iron Dome Israel, pada 13 Mei 2021.  (EMMANUEL DUNAND / AFP)

Senjata yang diekspor Inggris antara lain pesawat terbang, drone, granat, bom, misil, dan amunisi.

CAAT, merujuk pada krisis di Palestina, menyebut semua jenis senjata itu "adalah jenis senjata yang kemungkinan besar akan digunakan dalam pengeboman semacam ini."

Pada 2014 lalu, 12 lisensi senjata dari Inggris ditemukan digunakan untuk pemboman di Gaza.

Kemudian pada 2010, Menteri Luar Negeri, David Miliband, mengatakan senjata Inggris dipastikan digunakan Israel untuk pengeboman tahun 2009 di Gaza.

5. Kanada

Kanada menyumbang sekitar 0,3 persen dari impor senjata konvensional utama Israel antara 2009-2021, menurut Sipri.

Pejabat Partai Demokrat, Jagmeet Singh, pekan lalu menyerukan penghentian penjualan senjata ke Israel berkaitan dengan krisis di Palestina.

Kanada mengirim USD13,7 juta perangkat keras dan teknologi militer ke Israel pada 2019, setara dengan 0,4 persen dari total ekspor senjata, menurut The Globe and Mail.

(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)

#AmerikaSerikat #Israel #Hamas

Ikuti kami di
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved