Breaking News:

Penanganan Covid

Vaksin AstraZeneca Batch CTMAV547 Sempat Diduga Picu Kematian, BPOM: Dapat Digunakan Kembali

BPOM menyatakan vaksin Covid-19, Astrazeneca batch CTMAV547, bisa digunakan kembali karena tidak terkait dengan kematian dua penerima vaksin.

Editor: ninda iswara
JUSTIN TALLIS / AFP
Ilustrasi vaksin Covid-19 dari Universitas Oxford dan AstraZeneca, diambil pada 17 November 2020. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Badan Pengawas Obat dan makanan (BPOM) menyatakan vaksin Covid-19, Astrazeneca batch CTMAV547, bisa digunakan kembali karena tidak terkait dengan kematian dua penerima vaksin baru-baru ini.

Hal ini termuat dalam keterangan tertulis BPOM, yang diterima Tribunnews.com, Kamis (27/5),

Sebelumnya BPOM menyelidiki vaksin ini bersama Komisi Nasional Pengkajian dan Penanggulangan KIPI (Komnas KIPI), Komisi Daerah Pengkajian, serta Penanggulangan KIPI (Komda PP KIPI).

"Berdasarkan hasil pengujian tersebut, dapat disimpulkan bahwa tidak ada keterkaitan antara mutu Vaksin Covid-19 Astrazeneca nomor batch CTMAV547 dengan KIPI yang dilaporkan. Untuk itu, Vaksin Covid-19 AstraZeneca nomor batch CTMAV 547 dapat digunakan kembali," kata BPOM.

Uji ini dilakukan sebagai tindakan untuk mengetahui adanya keterkaitan antara mutu produk vaksin dengan KIPI yang dilaporkan, khususnya untuk mengetahui konsistensi mutu vaksin pada saat pendistribusian dan penyimpanan terhadap hasil lot release yang telah dilakukan sebelum vaksin diedarkan.

Sebagaimana TribunNewsmaker.com kutip dari Tribunnews.com berjudul : Sempat Diduga Picu Kematian, BPOM: Vaksin Astrazeneca Batch CTMAV547 Bisa Digunakan

Sebelumnya, Minggu (16/5/2021), pemerintah menghentikan sementara distribusi dan penggunaan vaksin Astrazeneca batch CTMAV547.

Penghentian ini dikait-kaitkan dengan kasus kematian warga setelah menerima vaksin ini.

Baca juga: HEBOH Vaksin Covid-19 Disebut Mengandung Magnet, Koin Nempel ke Lengan Bekas Suntikan, Ini Faktanya

Baca juga: MENDADAK Kaya! Wanita di Ohio Menang Hadiah Rp 14,3 Miliar Karena Mau Divaksin, Kini Jadi Miliarder

Namun laporan investigasi Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional (PPPOMN) Badan POM yang terbit pada Selasa (25/5/2021), AstraZaneca batch CTMAV547 aman digunakan.

"PPPOMN telah menerbitkan Laporan Pengujian vaksin Covid--19 AstraZeneca batch CTMAV 547 dengan kesimpulan toksisitas abnormal dan sterilitas vaksin COVID-19 AstraZeneca bets CTMAV 547 memenuhi syarat mutu dan aman digunakan," ungkap pernyataan BPOM.

BPOM menyampaikan selalu mengawasi mutu vaksin Covid-19 pada sebelum diedarkan dengan penerbitan lot release.

BPOM juga melakukan pengambilan sampel dan pengujian mutu secara berkala saat vaksin telah beredar.

"Badan POM bersama Kementerian Kesehatan RI dan Komnas PP KIPI terus memantau keamanan vaksin yang digunakan di Indonesia dan menindaklanjuti setiap Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi," katanyanya.

(Tribun Network/Rina Ayu/sam)

#vaksin #AstraZeneca #BPOM

Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved