Breaking News:

Penanganan Covid

Fakta 300 Vial Vaksin AstraZeneca Batch CTMAV 547 di Gudang Farmasi Kota Tarakan, Belum Dipakai

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Agust Suwandy mengatakan sebanyak 300 vial Vaksin AstraZeneca Batch CTMAV 547 yang disimpan di gudang farmasi Tarakan

freepik.com
Ilustrasi vaksin (freepik.com) 

"Kita mncapai 33 persen dari seluruh sasaran. Di situ ada tenaga kesehatan, lansia dan layanan publik. Posisi Kaltara cukup bagus mendekati rata-rata nasional," ujarnya.

300 Vial AstraZeneca untuk Tarakan

Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tarakan mendapat jatah vaksin AstraZeneca batch CTMAV 547.

Namun karena Menteri Kesehatan sudah memberikan instruksi untuk menarik dari peredaran, saat ini vaksin AstraZeneca batch CTMAV 547 disimpan di Dinkes Kota Tarakan.

Dikatakan Jubir Satgas Penanganan Covid-19, dr. Devi Ika Indriarti, AstraZeneca batch CTMAV 547 dihentikan sementara penggunaannya.

Menyusul laporan kasus kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI) kategori berat yang terjadi di Jawa.

Jadi batch CTMAV 547 itu yang dilarang digunakan saat ini. Sementara masih disimpan. Dan instruksi Menkes ditarik.

"Itupun kita baru dapat mungkin ada berapa hari lalu baru kita terima," beber dr. Devi Ika Indriarti.

Lebih lanjut diungkapkan dr. Devi, jenis AstraZeneca memiliki banyak batch.

Vaksinasi di Kalangan Militer

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved