Breaking News:

'Alarm' Peringatan Megawati Soekarnoputri pada Kader PDIP : Nggak Mau Diberi Tugas, Out Saja!

Alarm peringatan pun didengungkan Megawati. Hal tersebut berkaitan dengan sikap kader PDIP dalam menjalankan tugas partai.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri memberikan penjelasan saat pengumuman kepala daerah yang diusung PDI Perjuangan dalam Pilkada serentak 2020 di Jakarta, Rabu (19/2/2020). PDIP secara remsi mengumumkan 49 pasangan untuk diusung dalam Pilkada 2020. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Megawati telah memberikan peringatan tegas kepada seluruh kader PDIP.

Di tengah kemelut yang menyebut PDIP mengucilkan beberapa kader, Megawati baru-baru ini meresmikan 25 prasasti kantor partai PDIP secara virtual.

Alarm peringatan pun didengungkan Megawati.

Hal tersebut berkaitan dengan sikap kader PDIP dalam menjalankan tugas partai.

Ibu Puan Maharani ini menegaskan agar para kader amanah dengan tugas masing-masing.

Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengingatkan seluruh kader PDIP bahwa mereka semua adalah petugas partai.

Baca juga: Ganjar Purnomo atau Puan, Siapa yang Lebih Pantas Diusung PDIP di Capres 2024? Berikut Kata Pengamat

Baca juga: Tanggapi Isu Dirinya Dikucilkan PDIP, Ganjar Pranowo Pilih Fokus Kerja : Itu Urusan Ketua Umum

Oleh karena itu, menjadi kewajiban kader menjalankan tugas kepartaian apabila tidak ingin diberhentikan.

Hal itu disampaikan Megawati saat meresmikan 25 prasasti kantor partai PDIP secara virtual, Minggu (30/5/2021).

"Kalian-kalian ini adalah petugas partai. Jangan lupa, kalian adalah petugas partai, tidak lagi bisa sebagai pribadi-pribadi. Karena ini namanya sebuah organisasi, organisasi partai politik," kata Megawati.

Megawati melanjutkan, bahwa menjadi petugas partai berarti harus taat dengan tugas yang telah diemban masing-masing kader.

HALAMAN 2 >>>>>>>>

Ikuti kami di
Editor: Salma Fenty Irlanda
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved