Breaking News:

Fahri Hamzah Anggap Cara KPK OTT Pelaku Korupsi Tak Efektif Bikin Jera: Pakai Otak, Jangan Otot

Menurutnya, kebanyakan jajaran pimpinan KPK dan penyidiknya memberantas korupsi dengan berfokus pada penindakan.

Instagram @fahrihamzah
Politikus Fahri Hamzah. 

Reporter : Salma Fenty

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Nama KPK belakangan disorot setelah terjadinya upaya pelemahan para apegawainya dengan diadakannya TWK KPK.

Hasilnya, 75 pegawai dinyatakan tak lolos TWK KPK.

Tentu saja, keputusan ini disayangkan sejumlah pihak mengingat KPK menjadi lembaga yang diandalkan untuk membongkar praktik korupsi di Indonesia.

Namun, politikus Fahri Hamzah menilai kinerja KPK selama ini tak efektif.

Menurutnya, kebanyakan jajaran pimpinan KPK dan penyidiknya memberantas korupsi dengan berfokus pada penindakan.

Salah satunya dengan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap para pelaku korupsi.

Menurut Fahri, serangkaian operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK dari waktu ke waktu menunjukkan ketidakefektifan lembaga antikorupsi tersebut dalam mencegah terjadinya tindak pidana korupsi.

Baca juga: Jokowi Angkat Tangan Polemik TWK KPK, 75 Pegawai yang Tak Lolos Kini Gantungkan Harapan di MK

Baca juga: Daftar Nama 75 Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK, 51 Dibebastugaskan Termasuk Pegawai Paling Ditakuti

Sebagaimana tertuang dalam Undang-undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, definisi pemberantasan korupsi adalah serangkaian tindakan pencegahan.

"Lalu di pasal-pasal disebutkan, keharusan supervisi koordinasi monitoring. Ini semua tindakan pencegahan yang SDM-nya itu minim di KPK. Karena menganggap "ngintip ada amplop" tangkap langsung masuk koran. akan ada efek jera? engga ada yang begitu," ujar Fahri, dikutip TribunMataram.com dari Tribunnews.com.

Fahri mengingatkan bahwa Indonesia bukanlah negara otoriter. 

HALAMAN SELANJUTNYA =============>

Sumber: Tribun Mataram
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved