Breaking News:

Sosok Bambang Pacul, Politikus yang Viral Seusai Sebut 'Siapa Pun Calon Presidennya, Puan Wakilnya'

Bambang Pacul kembali jadi sorotan setelah menyebut, 'Siapa pun calon presidennya, Puan wakilnya.'

Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Bambang Pacul 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Nama politikus senior PDI-P, Bambang Pacul, kembali menjadi sorotan.

Beredar rekaman suaranya yang menyebut, 'Siapa pun calon presidennya, Puan wakilnya.'

Berikut profil lengkap sang politikus.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto membenarkan rekaman yang beredar dan menyebut bahwa siapa pun presidennya, Puan Maharani akan menjadi wakil presiden adalah suara dari Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul, Ketua DPD PDIP Jawa Tengah.

Hal ini disampaikan Hasto kepada wartawan di Jogja, Sabtu (5/6/2021).

"Oh itu Bambang Pacul bukan dengan Bu Mega. Bambang Pacul sedang berada di Jateng kantor partai dan kemudian berbicara dengan wartawan yang seharusnya off the record, tapi ternyata malah ada yang bocorkan, seperti itu," kata Hasto menjawab pertanyaan wartawan aakah benar suara dalam rekaman tersebut adalah suara Bambang Pacul.

 Daftar Kekayaan Bambang Pacul, Sosok yang Sentil Ganjar Pranowo, Total Harta Capai Rp 4,3 Miliar

 Videonya Marahi 2 Staf Kemensos Viral, Bupati Alor Tak Lagi Didukung PDI-P: Hanya Punya Empat Kursi

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto (Istimewa)

Ketika ditanya apakah benar strategi PDIP dalam menetapkan capres dan cawapres seperti itu, Hasto mengatakan strategi partai memang harus dipersiapkan sebaik-baiknya.

"Ya strategi kita namanya capres dan wapres ini kan mengembang tugas yang sangat penting secara ideologis, dengan demikian harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya," kata dia.

Menurut Hasto, partai melakukan langkah konsolidasi.

"Sehingga ketika Ibu Megawati Soekarnoputri menggunakan hak prerogatif, beliau mengambil keputusan seluruh jajaran langsung bergerak termasuk relawan. Karena relawan yang nantinya berafiliasi dengan partai itu dibentuk setelah ada pasangan capres cawapres diusung oleh PDIP tentu juga bekerjasama dengan kekuatan parpol yang lain," jelas Hasto.

HALAMAN SELANJUTNYA =============>

Ikuti kami di
Editor: Irsan Yamananda
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved