Breaking News:

Penanganan Covid

Pengendalian Kasus Covid-19 di Kudus & Bangkalan, 4 Upaya Ini Dilakukan, Rujuk Pasien hingga 3T

Pemerintah telah memiliki empat upaya pengendalian lonjakan kasus Covid-19 di Kudus, Jawa Tengah dan Bangkalan, Madura.

Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Kolase TribunNewsmaker - Istimewa dan Pixabay.com
Ilustrasi Pasien Virus Corona atau Covid-19 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Pemerintah telah memiliki empat upaya pengendalian lonjakan kasus Covid-19 di Kudus, Jawa Tengah dan Bangkalan, Madura.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers, Senin (7/6/2021) kemarin.

Sebagaimana dikutip Tribunnewsmaker.com dari Tribunnews 4 Upaya Kendalikan Lonjakan Kasus Covid-19 di Kudus dan Bangkalan, Rujuk Pasien hingga Perkuat 3T, empat upaya tersebut ialah :

1. Mengurangi Beban Rumah Sakit

Upaya pertama yang dilakukan pemerintah ialah mengurai tekanan beban yang ada di rumah sakit dengan cara kita merujuk pasien-pasien yang (bergejala) berat dan sedang ke kota terdekat.

"Untuk Kudus ke Semarang, untuk Bangkalan ke Surabaya," ungkap Budi Sadikin, dikutip dari Setkab.go.id.

Baca juga: Soal PTM, FSGI Minta Pemda Tak Buka Sekolah Jika Positivity Rate Covid-19 Lebih dari 5%

Baca juga: ATASI Lonjakan Kasus Covid-19 di Kudus dan Bangkalan, Menkes Miliki Strategi Khusus Hadapi Pandemi

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin (Sekretariat Presiden)

 

Adapun di Kudus, tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit meningkat dari sekitar 40 pasien hingga mencapai 350 pasien dalam 1,5 minggu terakhir.

Begitu juga di Bangkalan, keterisian tempat tidur isolasi meningkat dari sekitar 10 pasien hingga mencapai 70-80 pasien.

“Kenaikan yang tinggi ini karena ada peningkatan kasus secara spesifik di klaster ini karena memang Kudus adalah daerah ziarah, sedangkan di Madura banyak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang dari negara tetangga,” terang Menkes.

Sementara itu kapasitas rumah sakit yang ada di Semarang dan juga Surabaya, imbuhnya, masih mencukupi untuk menerima rujukan dari dua daerah tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved