Breaking News:

Tak Akan Lockdown, Sri Sultan HB X Minta Warga Patuhi Prokes: Saya Gak Kuat Biayai Rakyat sak Yogya

Jumlah Covid-19 meningkat, Sri Sultan HB X menekankan pemberlakuan lockdown adalah pilihan terakhir. Minta warga tetap patuhi protokol kesehatan.

Editor: octaviamonalisa
TribunJogja.com/Kurniatul Hidayah
Sri Sultan HB X menegaskan tidak akan memberlakukan lockdown di wilayahnya 

Selain itu, Sri Sultan HB X juga menuturkan untuk jangan mudah mengatakan lockdown.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Mendagri Instruksikan PPKM Mikro, Ini Aturan Seputar WFO, WFH, dan Sekolah

Karena pengertian lockdown itu sendiri berarti semua tutup, tidak ada orang yang berjualan.

Hanya apotek atau toko obat, lalu supermarket yang dibolehkan untuk tetap buka.

"Keputusannya tetap PPKM, di mana konsekuensinya jangan mudah mengatakan lockdown.

Karena pengertian lockdown itu totally close."

"Orang jualan enggak ada, yang buka hanya apotek, toko obat dan supermarket, yang lain tutup.

Pemerintah ganti duit untuk masyarakat. Kita nggak kuat," sambungnya.

Lonjakan Kasus Covid-19 di DIY Disebabkan oleh Banyaknya Wisatawan

Ilustrasi rapid test antigen Covid-19.
Ilustrasi rapid test antigen Covid-19. (Horth Rasur via Kompas.com)

Diberitakan sebelumnya, angka penularan kasus Covid-19 di Yogyakarta terus naik hingga menembus angka 600 kasus per hari.

Hal ini membuktikan bahwa kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan masih sangat minim.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved