Breaking News:

Penanganan Covid

Kasus Corona pada Anak Meningkat, Kemenkes Kaji Vaksin Sinovac & Pfizer untuk Anak, Ini Usia Minimal

Pemerintah sedang mengkaji penggunaan vaksin Covid-19 untuk anak-anak dan remaja,vaksin yang dalam pengamatan adalah vaksin Sinovac dan Pfizer

Collective Evolution
Ilustrasi vaksin yang akan diberikan kepada anak 

TRIBUNNEWSMAKER.COM – Saat ini pemerintah tengah mengkaji penggunaan vaksin Covid-19 untuk anak-anak dan remaja.

Mengingat akhir-akhir ini banyak anak-anak yang terpapar Covid-19.

Dikutip dari tayangan Kompas Tv, Sabtu (26/6/2021), Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengatakan saat ini tengah membahas dengan ITAGI soal penggunaan vaksin yang dapat digunakan untuk anak dan remaja.

Dua jenis vaksin yang masuk dalam daftar pengamatan adalah vaksin Sinovac dan Pfizer.

Keputusan akan diambil, setelah menimbang pula pola pemakaian vaksin tersebut terhadap anak dan remaja di sejumlah negara.

Pertimbangan lain adalah dengan mengedepankan Emergency Use Authorization, yakni persetujuan penggunaan dalam kondisi darurat untuk Vaksin COVID-19 untuk usia muda.

Budi mengatakan, vaksin Sinovac dapat digunakan untuk anak di antara usia 3-17 tahun.

Sementara untuk vaksin Pfizer, dapat digunakan untuk usia 12-17 tahun.

Baca juga: IBU Hamil Direkomendasikan Divaksin Covid-19, Ini Penjelasan Himpunan Dokter Kandungan (POGI)

Baca juga: Positif Covid-19 hingga Ingin Minum Minyak Kayu Putih, Gelar Kedokteran Tasya Farasya Dipertanyakan

“Kita sedang mengkaji vaksin mana yang sudah memiliki Emergency Use Authorization (EUA).”

“Satu adalah Sinovac untuk usia 3-17 tahun dan Pfizer untuk usia 12-17 tahun,” kata Budi.

Menanggapi hal itu, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) meminta pemerintah untuk menunda penyelenggaraan sekolah tatap muka di tengah melonjaknya kasus Covid-19 di Indonesia.

IDI khawatir dengan risiko yang ditimbulkan dari lonjakan kasus Covid-19 pada anak.

Sambil menunggu vaksinasi terhadap anak, IDI meminta para orang tua untuk mengedukasi anak soal disiplin protocol kesehatan.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Zubairi Djoerban mengatakan, positivity rate mingguan turun lebih dari 40 persen.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved