Breaking News:

Penanganan Covid

Waspada Covid-19 Pada Anak, dr Reisa Ungkap Gejalanya: Kadang Hanya Rewel, Ortu Harus Lebih Peka

Dokter Reisa Broto Asmoro ungkap anak yang terpapar Corona bisa alami long Covid-19 sampai berbulan-bulan setelahnya.

Editor: octaviamonalisa
Shutterstock/L Julia
Ilustrasi anak terpapar Covid-19, ini gejala virus corona pada anak 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr Reisa Broto Asmoro mengatakan gejala Covid-19 yang dirasakan anak-anak biasanya mirip seperti orang dewasa.

Mereka umumnya akan mengalami batu, diare, demam bahkan kehilangan penciuman (anosmia).

"Nah umumnya gejala yang terjadi pada anak-anak itu biasanya bisa ditemukan batuk, demam, pilek, bisa juga diare dan anosmia," ujar dr Reisa, dalam talkshow live Instagram @radiokesehatan, Senin (28/6/2021).

Namun di antara anak-anak ini, ada pula yang tidak menunjukkan gejala apapun dan masuk dalam kategori Orang Tanpa Gejala (OTG).

Sedangkan bagi yang bergejala, biasanya menunjukkan gejala yang berbeda antara satu kasus dengan kasus lainnya.

"Tapi banyak juga yang di antaranya tanpa gejala.

Meskipun demikian, gejala ini dapat bervariasi sama seperti orang dewasa," kata dr Reisa.

Baca juga: Ahli dari RS UNS Solo Imbau Masyarakat yang Positif Covid-19 Jangan Isolasi Mandiri Diam-diam

Baca juga: Waspada Varian Delta, 67 Persen Anak Positif Covid-19 Tanpa Gejala, Ini yang Perlu Diperhatikan

Anak pakai masker cegah Covid-19
Anak pakai masker cegah Covid-19 (Shutterstock)

Mirisnya, saat anak terkena virus ini, mereka berpotensi pula mengalami 'Long Covid'.

dr Reisa menyampaikan, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengatakan bahwa saat virus tersebut telah hilang dari tubuh anak, tidak berarti menghilangkan gejala yang ia rasakan.

Karena setelah pulih, anak bisa saja mengalami Long Covid selama beberapa bulan ke depan.

"Seperti kita tahu, dari IDAI sendiri ya memang sudah mengatakan juga klasifikasi gejala pada anak tidak berarti pada saat si virusnya itu sudah hilang.

Tapi bisa saja Long Covid pada anak itu bisa bertahan sampai berbulan-bulan setelahnya," jelas dr Reisa.

Baca juga: Beda dengan Tanda Umum Virus Corona, Ini Ciri dan Gejala Covid-19 Varian Delta, Risiko Lebih Besar?

Sementara itu, kata dia, anak-anak cenderung sulit untuk menyampaikan apa yang mereka rasakan, terutama pada anak yang masih balita.

"Dan yang lebih menyulitkan lagi adalah anak itu, apalagi di usia balita ya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved