Ki Manteb Sudarsono Meninggal
4 Fakta Ki Manteb Sudarsono, Belajar dari 2 Dalang Legendaris hingga Jadi Bintang Iklan Obat
Berikut ini fakta-fakta Ki Manteb Soedharsono, pernah belajar dari 2 dalang legendaris hingga menjadi bintang iklan obat sakit kepala
Editor: Nafis Abdulhakim
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Berikut fakta-fakta Ki Manteb Soedharsono, dalang kondang asal Sukoharjo.
Saat ini dunia kesenian wayang Indonesia tengah berduka.
Dalang kondang Ki Manteb Soedharsono asal Sukoharjo tutup usia.
Pria kelahiran Sukoharjo, 31 Agustur 1948 ini menghembuskan napas terakhir pada Jumat (2/7/2021) pukul 09.45 WIB.
Pria berusia 72 tahun ini merupakan salah satu dalang hebat yang ada di Indonesia.
Ki Manteb Soedharsono pernah membintangi iklan obat sakit kepala.
Ada frasa yang melekat pada dirinya yakni "pancen oye".
Selain menjadi dalang kondang, Ki Manteb Soedharsono juga sempat mendapat julukan "dalang setan".
Berikut ini fakta-fakta tentang Ki Manteb Soedharsono.
Baca juga: SEMPAT Hadiri 7 Bulanan Nella Kharisma, Dalang Ki Manteb Meninggal, Dory Harsa: Sugeng Tindak Eyang
Baca juga: Dalang Ki Manteb Sudharsono Meninggal karena Covid-19, Pernah Pecahkan Rekor Muri, Kiprah Diabadikan
1. Asal nama Ki Manteb
Darah dalang Ki Manteb Soedharsono seolah mengalir turun temurun dari buyut hingga sang ayah, Ki Hardjo Brahim.
Ki Manteb berasal dari Desa Palur, Kabupaten Sukoharjo yang berjarak 10 km dari Kota Solo.
Saat masih dalam kandungan, ibu Ki Manteb sudah hendak memberi nama Soedharsono.
Namun, seiring pertambahan usia kehamilan, ibunya yang bernama Soedarti mengidam rokok siong manteb, yakni rokok yang terbuat dari campuran tembakau, klembak serta kemenyan.
Nama rokok tersebut kemudian disematkan sebagai nama depannya, Manteb Soedharsono.
2. Awal belajar dalang
Kondisi politik tak mengizinkan Ki Manteb lulus dari STM Manahan 1 di tahun 1965.
Saat itu, sekolah Ki Manteb bubar akibat Gerakan September Tiga Puluh (Gestapu) 1965.
Tak bisa lagi bersekolah, Ki Manteb semakin mantap menjadi pedalang.
Waktu itu, ia membuka penampilan ayahnya, Ki Hardjo, dalam sebuah pertunjukan wayang.
Pada awal dekade 1970-an, ia berguru kepada dua dalang legendaris, Ki Narto Sabdo dan Ki Sudarman Gondodarsono.
Ia juga kerap mencuri ilmu dari dalang-dalang lain, seperti cara nembang sampai menggerakkan wayang yang disebut sebagai 'sabetan'.
3. Bintang iklan obat sakit kepala
Nama Ki Manteb yang melejit berkat "sabetan setan" semakin dikenal luas di dekade 1980-an.
Pada 1985, ia memiliki jadwal rutin menampilkan lakon Banjaran Bima di Jakarta yang dipromotori oleh Soedharko Prawiroyudo.
Ki Manteb juga sempat menjadi sutradara sandiwara radio.
Dinilai pandai membuat lakon, Ki Manteb mendapat tawaran menjadi bintang iklan radio produk obat sakit kepala pada tahun 1988.
Saat itu, ia dikontrak dengan bayaran Rp 11 juta per tahun.
Dua tahun kemudian, Ki Manteb muncul sebagai bintang iklan televisi untuk produk yang sama.
Frasa iklan miliknya, "pancen oye", tentu masih tenar dan dikenang hingga sekarang.
4. Julukan "dalang setan"
Dalam sejarah pedalangan Indonesia, Ki Manteb Soedharsono pantas didudukkan sebagai tokoh pembaharu.
Tradisi pedalangan yang semula sangat fenomenal di bidang catur, telah diubah dengan bidang sabet wayang.
Semenjak munculnya Ki Manteb, fenomena sabet menjadi trend di kalangan dalang-dalang muda yang menggantikan trend catur wayang.
Karena piawai dalam bidang sabet wayang, Ki Manteb mendapatkan gelar “dalang setan” dari tokoh sesepuh pewayangan dan mantan Menteri Penerangan RI, Boedihardjo.
Kini, Ki Manteb telah pergi. Namun warisan kesenian yang ditinggalkannya, tentu selalu berharga dan dikenang di jagad wayang Tanah Air.
(Kompas.com/Vincentius Mario)
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Fakta tentang Ki Manteb Soedharsono, Dalang Setan Asal Sukoharjo yang 'Pancen Oye'
Baca artikel terkait Ki Manteb Soedharsono lainnya di sini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/dalang-kondang-ki-manteb-sudharsono-meninggal-dunia-pada-jumat.jpg)