Breaking News:

Euro 2020

FAKTA FINAL EURO 2020, Inggris Diuntungkan Format Baru Kompetisi Piala Eropa 2021, UEFA: Tidak Fair

UEFA sebagai penyelenggara turnamen pesta sepakbola terbesar di Eropa yakni Euro 2020 ungkapkan fakta mencengangkan.

Editor: Candra Isriadhi
JUSTIN TALLIS / POOL / AFP
Pemain depan Inggris Harry Kane (kanan) melakukan selebrasi setelah mencetak gol kedua pada pertandingan sepak bola semifinal UEFA EURO 2020 antara Inggris dan Denmark di Stadion Wembley di London pada 7 Juli 2021. 

"Di satu sisi, tidak bisa dibenarkan bahwa beberapa tim harus melakukan perjalanan lebih dari 10.000 kilometer, sementara yang lain hanya menempuh 1.000 kilometer."

"Ini tidak adil bagi penggemar, yang harus berada di Roma suatu hari dan Baku di hari berikutnya yang menempuh perjalanan 4 setengah jam."

"Kami harus banyak bepergian ke negara-negara dengan yurisdiksi berbeda, mata uang berbeda, negara Uni Eropa (UE) dan bukan UE, jadi itu tidak mudah," tambahnya.

Kendati demikian, Ceferin mengaku bahwa format tersebut telah diputuskan bahkan sebelum dirinya menjabat Presiden UEFA.

"Itu adalah format yang diputuskan sebelum saya datang (menjabat) dan saya menghormatinya."

"Ini adalah ide yang menarik, tetapi sulit untuk diterapkan dan saya tidak berpikir kami akan melakukannya lagi," ungkap Ceferin.

Tidak boleh terjadi lagi format turnamen yang sangat menguntungkan Inggris seperti di Euro 2020 ini.

Jika Inggris akhirnya menjadi juara Euro 2020, UEFA tetap mencatatnya sebagai bagian dari sejarah sepak bola Eropa, meski tidak fair.

Namun, Ceferin juga mengatakan bahwa Euro 2020, yang pertama di masa jabatannya, adalah Euro paling "menarik".

"Ini Euro yang spesial pastinya, saya akan mengingatnya sebagai awal dari kehidupan normal dan kembalinya para penggemar."

"Saya belum pernah melihat Euro yang dramatis seperti ini, dengan pertandingan-pertandingan hebat dan hasil yang mengejutkan."

Menurut Ceferin, protokol kesehatan selama Euro 2020 dijalankan sangat ketat, semua orang dites.

Ceferin bahkan mengaku sudah dites Covid-19 sebanyak 76 kali.

Dia menyatakan semua yang terlibat telah divaksinasi.

"Di stadion, kami sangat ketat dan ketika saya melihat politisi mengatakan orang terinfeksi, tanpa bukti, saya sedikit kecewa," ucapnya. 

(Dwi Aryo/SuperBall.id)

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul UEFA Akui Format EURO 2020 Tidak Fair, Sangat Untungkan Inggris Tapi Sudah Terlanjur ke Final.

Artikel lain terkait Euro 2020 klik di sini.

Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved